Rabu, 13 Mei 2026

Kesehatan

Masih Jadi Perdebatan, Apakah Perlu Buang Air Rebusan Mi Instan? Ini Penjelasan Ahli Gizi

okter dan ahli gizi masyarakat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum menegaskan bahwa kebiasaan membuang air rebusan mi instan adalah hal

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Tribunnews.com
Ilustrasi Mi Instan - Masih Jadi Perdebatan, Apakah Perlu Buang Air Rebusan Mi Instan? Ini Penjelasan Ahli Gizi 

SERAMBINEWS.COM – Isu seputar cara sehat mengonsumsi mi instan, khususnya mengenai perlakuan terhadap air rebusan pertamanya, sudah menjadi perdebatan yang terjadi sejak lama di tengah masyarakat.

Berbagai persepsi mengenai dampak kesehatan air keruh tersebut sudah banyak beredar, mulai dari anggapan bahwa air rebusan mengandung zat berbahaya hingga disebut-sebut sebagai sumber nutrisi yang tak terduga.

Hingga kini, perdebatan itu masih saja terjadi.

Terbaru, perdebatan ini muncul di media sosial X (sebelumnya Twitter), yang berawal dari unggahan salah seorang warganet pada Selasa (14/10/2025).

Dalam postingannya, warganet tersebut mengungkapkan bahwa dirinya masih menggunakan teknik membuang air rebusan pertama ketika memasak mi instan. 

“Aku banget. Enggak tahu kenapa, tapi kalau buat mi instan suka dibuang air rebusannya (menjelang matang), terus direbus lagi, tambahin telur sama sayuran,” tulis akun @lie****** pada Selasa (14/10/2025), seperti diberitakan Kompas.com.

Sejumlah warganet meyakini membuang air rebusan adalah kunci menuju konsumsi mi instan yang lebih aman,

sementara yang lain menganggapnya sebagai mitos tanpa dasar ilmiah.

Baca juga: Remaja 13 Tahun di Kairo Meninggal Dunia Usai Makan 3 Bungkus Mi Instan Mentah Sekaligus

Lantas, bagaimana pandangan para ahli gizi mengenai persoalan ini? 

Apakah benar air rebusan mi instan harus dibuang demi kesehatan?

Air rebusan mi instan tidak berbahaya

Menanggapi perdebatan tersebut, Dokter dan ahli gizi masyarakat, Dr dr Tan Shot Yen M Hum menegaskan bahwa kebiasaan membuang air rebusan mi instan adalah hal yang tidak perlu dilakukan. 

Menurutnya, produk mi instan yang beredar di pasaran sudah melalui proses pengawasan dan pengujian ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang menjamin bahwa produk tersebut aman dan higienis.

"Kalau ada zat berbahaya, tentu tidak akan lolos BPOM," ujar dr Tan pada Rabu (15/10/2025), seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com.

Pendapat serupa juga didukung oleh ahli gizi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Toto Sudargo.

Ia secara lugas menyebut bahwa kebiasaan membuang air rebusan mi instan dengan alasan keamanan atau kesehatan hanyalah mitos belaka yang tidak memiliki dasar ilmiah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved