Kamis, 4 Juni 2026

Ramdhan 2026

Puasa, Dianjurkan Makan Sahur, Simak Manfaat dari Kesehatan dan Amalan Rasulullah SAW

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan bahwa Rasulullah Saw menegaskan ada keberkahan di dalam sahur, salah satunya tercukupinya

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
Ilustrasi makan sahur - Ilustrasi dua perempuan menikmati makan sahur sebelum menunaikan puasa. 

Sahur yang dilakukan mendekati Subuh dinilai lebih utama karena menunjukkan ketaatan terhadap tuntunan Rasulullah SAW dan memudahkan menjaga kekuatan saat berpuasa.

8. Hadis Riwayat Abu Dawud, Ibnu Jarir, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan Ahmad
“Apabila seseorang dari kalian mendengar suara adzan sedangkan gelas masih berada di tangannya maka janganlah ia letakkan hingga memenuhi hajatnya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Jarir, Al-Hakim, Al-Baihaqi, dan Ahmad)

Hadis ini menjelaskan kelonggaran dalam sahur bagi umat Islam. 

Jika seseorang masih makan atau minum saat adzan Subuh berkumandang—dan ia yakin fajar belum terbit—maka diperbolehkan untuk menyelesaikannya tanpa tergesa-gesa.

Pesan utama hadis ini adalah bahwa Islam memberikan kemudahan dan tidak memberatkan umatnya.

Namun, para ulama juga menekankan pentingnya kehati-hatian, yakni memastikan bahwa yang dimaksud adalah adzan pertama (penanda waktu sahur) atau kondisi di mana fajar belum benar-benar terbit.

Baca juga:  Sayyidul Istighfar, Doa Paling Utama yang Membuka Jalan Menuju Surga

Keutamaan Membaca Doa Sahur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjelaskan keutamaan bagi muslim yang membaca doa sahur.

1. Mendapatkan Keberkahan dalam Sahur
Nabi Muhammad Saw. menjelaskan bahwa muslim yang sahur sebelum berpuasa akan mendapatkan berkah.

Rasulullah SAW bersabda: “Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Menguatkan Tubuh Selama Berpuasa
Selain manfaat spiritual, membaca doa sahur puasa juga bisa memberikan efek psikologis yang positif.

Sahur akan memberikan energi pada tubuh untuk berpuasa pada esok hari. 

3. Merupakan Waktu Mustajab untuk Berdoa
Waktu sahur adalah waktu yang istimewa karena berada di sepertiga malam terakhir.

Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya pada sepertiga malam terakhir. 

4. Mendapat Ampunan dari Allah SWT
Membaca doa sahur puasa dengan penuh keikhlasan bisa menjadi sarana untuk memperoleh ampunan dari Allah, sebagaiman dijelaskan Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang memohon ampun di waktu sahur, maka Allah akan mengampuninya.” (HR. Ahmad)

5. Meneladani Sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW selalu mengakhirkan sahur dan membacakan doa sebelum memulai puasa. 

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi Saw dan Zaid bin Tsabit makan sahur bersama. Setelah keduanya selesai makan sahur, beliau lalu bangkit melaksanakan salat. Kami bertanya kepada Anas, “Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melaksanakan sholat?” Anas bin Malik menjawab, “Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat.” (HR Bukhari, no 547)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved