Rabu, 3 Juni 2026

Ingin Bayar Utang Atau Puasa Syawal Lebih Dulu, Begini Tata Cara dan Waktu Terbaik

Jika Anda mempunyai utang puasa Ramadan, maka disarankan untuk menggantinya terlebih dahulu (puasa qadha).

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Chat GPT
ILUSTRASI PUASA - Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan amalan pensucian jiwa (tazkiyah) yang memperkuat ketakwaan. 

Jika Anda mempunyai utang puasa Ramadan, maka disarankan untuk menggantinya terlebih dahulu (puasa qadha).


SERAMBINEWS.COM - Bagi Anda memiliki utang puasa Ramadhan sudah boleh membayarnya.

Utang puasa harus dibayar selagi masih diberi kesempatan hidup di dunia.

Bagaimana tata cara membayar puasa tertinggal dalam bulan Ramadhan simak penjelasan ini.

Inilah bacaan niat puasa Syawal dan amalan pada bulan Syawal.

Syawal merupakan bulan kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Bulan Syawal memiliki keistimewaan sebagai pelengkap ibadah di bulan Ramadhan, sehingga keberkahannya akan terus mengalir bagi semua muslim.

Pada bulan Syawal, umat Islam disunnahkan berpuasa selama enam hari.

Puasa Syawal dimulai tanggal 2 Syawal atau sehari setelah Lebaran.

Waktu terbaik untuk melaksanakan puasa Syawal adalah tanggal 2-7 Syawal.

Puasa Syawal boleh dilakukan secara berurutan atau berseling, yang penting masih di bulan Syawal.

Jika Anda mempunyai utang puasa Ramadan, maka disarankan untuk menggantinya terlebih dahulu (puasa qadha).

Hal ini berdasarkan pada penjelasan dari Ibnu Hambali dalam kitabnya Lathoiful Ma’arif.

Ibnu Rajab Al Hambali berkata:

“Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved