Breaking News
Sabtu, 18 April 2026

Sebelum Naik Haji, Simak Tata Cara Sholat Taubat dan Keutamaannya

Sebelum menunaikan haji sebaiknya mengerjakan sholat taubat agar Allah SWT mengampuni semua dosa- terdahalu.

Editor: Nur Nihayati
Gemini Ai/Gemini AI
ilustrasi shalat perempuan sendiri di rumah buatan Gemini AI, Sabtu (21/3/2026) 

 

Sebelum menunaikan haji sebaiknya mengerjakan sholat taubat agar Allah SWT mengampuni semua dosa- terdahalu.

SERAMBINEWS.COM - Menunaikan ibadah haji ke Baitullah merupakan impian semua ummat islam.

Ibadah haji termasuk rukun islam bagi mereka yang mampu secara finansial.

Haji perjalanan suci melaksanakan ibadah memerlukan tenaga dan juga kemampuan biaya.

Sebelum menunaikan haji sebaiknya mengerjakan sholat taubat agar Allah SWT mengampuni semua dosa- terdahalu.

Berikut simak penjelasan dari tulisan ini keutamaan sholat taubat sebelum naik haji.

Seorang Muslim dianjurkan untuk mengunjungi tanah suci dan melaksanakan ibadah haji mau pun umrah.

Haji dan umrah dianjurkan bagi Muslim yang memiliki kemampuan secara lahir dan batin.

Umrah merupakan ibadah mengunjungi Kabah dengan melakukan tawaf, sa'i, dan bercukur dengan mengharap ridha Allah SWT.

Sedangkan haji yaitu mengunjungi Kabah untuk beribadah dan melakukan amalan wajib bagi jemaah haji, di antaranya wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, tawaf di Kabah, sa'i, dan lainnya pada masa tertentu demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharap ridha-Nya.

Sebelum melakukan ibadah suci tersebut, umat Muslim sebaiknya membersihkan diri dengan melakukan sholat taubat.

Kementerian Haji dan Umrah menganjurkan Muslim untuk memohon ampunan Allah SWT dengan memperbanyak istighfar, zikir, dan doa sebelum melakukan ibadah haji dan umrah.

Berikut bacaan sholat taubat sebelum berangkat haji dan umrah, dikutip dari laman Kementerian Agama.

Doa Sholat Taubat Sebelum Berangkat Haji
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u bidzanbī, faghfir lī, fa innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved