Jumat, 8 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

KRI SSA dari Belawan Bawa Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Langsa

Jeffry mengatakan, terobosan dan respons cepat Pemerintah Kota Langsa dalam menangani darurat banjir yang melanda wilayah Langsa

Tayang:
Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Tribunnews.com
Kondisi permukiman warga di Langsa menyisakan lumpur tebal paska surutnya air banjir. 

Ringkasan Berita:
  •  Pemko Langsa akhirnya mengambil inisiatif mengirimkan stok bantuan untuk korban banjir di Kota Langsa dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 milik TNI-AL.
  • KRI SSA membawa bantuan makanan berupa mie instan 2000 kotak dan telur 30.000 butir atau mie Instan 8 ton dan telur ayam 2 ton dari Kota Medan, untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir
  • Terobosan dan respons cepat Pemerintah Kota Langsa dalam menangani darurat banjir yang melanda wilayah Langsa 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Pemko Langsa akhirnya mengambil inisiatif mengirimkan stok bantuan untuk korban banjir di Kota Langsa dengan  Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 milik TNI-AL.

KRI SSA membawa bantuan makanan berupa mie instan 2000 kotak dan telur 30.000 butir atau mie Instan 8 ton dan telur ayam 2 ton dari Kota Medan, untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir

"Saat ini saya sedang membawa bantuan telur dan mie instan melalui laut dari Belawan, Medan menuju Langsa dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 milik TNI-AL," ujar Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, via telepon kepada Serambinews.com, Sabtu (29/11/2025).

Menurut Jeffry, Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 yang akan bersandar ke Pelabuhan Kualan Langsa bukan untuk misi tempur, melainkan untuk mengangkut bantuan pangan yang dibawa guna mengatasi krisis pangan pasca-banjir yang melanda Kota Langsa.

Jeffry mengatakan, terobosan dan respons cepat Pemerintah Kota Langsa dalam menangani darurat banjir yang melanda wilayah Langsa ini, menyusul terisolirnya sejumlah wilayah akibat jalan darat yang terputus akibat banjir.


"Melihat kondisi itu, saya memutuskan untuk menggunakan jalur laut dengan bantuan Dankoareal Laksda TNI AL Deny Septiana menggunakan KRI untuk mendistribusikan bantuan pangan ke Pelabuhan Kuala Langsa dari Belawan," sebutnya.

Baca juga: Pascabanjir di Kota Langsa, Warga Mulai Sulit Dapatkan Air Bersih


Wali Kota menambahkan, jika tidak terkendala cuaca Kapal Perang TNI AL Sutedi Senoputra 378 itu diprediksi akan tiba di Kuala Langsa pada Sabtu (29/11/2025) malam, karena perjalanan membutuhkan waktu 7-8 jam perjalanan dari Pelabuhan Bekawan.

Logistik yang diangkut berupa bahan pokok seperti. Mie instan 2000 kotak, telur 30.000 butir, dan Peralatan Komunikasi Roater Starlink yang bakal digunakan untuk penanganan dampak banjir

Langkah ini sebagai solusi logistik via laut ini paling efektif untuk menjangkau kota Langsa yang tak bisa diakses melalui darat.


Jelas Jeffry, dalam situasi darurat seperti ini, kami harus melakukan langkah cepat untuk berkoordinasi dan tidak bisa hanya bergantung pada jalan via darat, Jalan Lintas Nasional banyak yang terendam dan rusak parah (Terisolir). 

Penggunaan KRI ini adalah inisiatif kami bersama TNI AL untuk memastikan distribusi logistik bahan makanan tersalurkan dengan baik. Sebab keterbatasan pangan karena dampak banjir sudah mengkhawatirkan.

Baca juga: Banjir Langsa Surut, Pelayanan Umum Masih Lumpuh, Korban Meninggal Belum Terdata

Banjir yang melanda Kota Langsa sejak 5 hari lalu telah menyebabkan ribuan warga mengungsi, puluhan ribu rumah terendam, dan aktivitas perekonomian lumpuh. 


Distrik-distrik pesisir dan sepanjang sungai menjadi yang paling parah terdampak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved