Banjir Landa Aceh
Polisi Temukan Jasad Warga di Sungai Bandar Dua, Pidie Jaya, Sudah Tiga Mayat Telah Ditemukan
Polres Pidie Jaya menemukan jasad korban banjir bernama M Nasir (51) warga Gampong Jeulanga Barat, Kecamatan Bandar Dua (Ule Glee).
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Polres Pidie Jaya menemukan jasad korban banjir bernama M Nasir (51) warga Gampong Jeulanga Barat, Kecamatan Bandar Dua (Ule Glee).
Jasad M Nasir ditemukan Polsek Banda Dua bersama warga saat dilakukan pencaharian di aliran Sungai Jeulanga, di Gampong Pulo Gapu, Kecamatan Bandar Dua, Minggu (30/11/2025) sekira pukul 11.30 WIB.
Dengan ditemukan jasad M Nasir, saat ini polisi dibantu warga telah menemukan tiga jasad
Sebab, sebelumnya polisi juga telah menemukan dua korban banjir di Bumi Japakeh julukan Pidie Jaya.
Adalah ditemukan jasad M Rais (19), di areal persawahan di Kecamatan Jangka Buya, Jumat (28/11/2025) sekira pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Jasad Santri Dayah MUDI dan Murid SD Ditemukan di Persawahan, Satu Korban Masih Dicari
M Rais diketahui santri Daya MUDI Mesra Samalanga, Bireuen, asal Gampong Tengoh, Kota Langsa.
Lalu, pada hari yang sama ditemukan jasad Herdiansyah Iskandar (11), murid kelas V SDN 6 Ulim, di areal persawahan di Gampong Pulo Ulim, Kecamatan Ulim, sekitar pukul 16.46 WIB.
"Benar jasad M Nasir ditemukan personel Polsek Bandar Dua bersama warga saat dilakukan pencaharian di aliran Sungai Jeulanga," kata Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK, Minggu (30/11/2025).
Kata Kapolres Pidie Jaya, berdasarkan keterangan keluarga, M Nasir hilang sejak Jumat (28/11/ 2025) sekitar pukul 10.00 WIB, saat dalam perjalanan pulang dari kebunnya di Gampong Kumba, Kecamatan Bandar Dua.
Baca juga: Mualem Minta Bantuan Menhan Mobilisasi Nasional Percepat Penanganan Bencana Aceh
Terseret arus sungai
M Nasir pulang sendiri dari kebun, yang terseret arus sungai saat menyeberangi sungai di Gampong Kumba.
Entah bagaimana, M Nasir diduga terpeleset ke sungai hingga hanyut terbawa arus.
Saat itu, diketahui air sungai sangat berbahaya, mengingat arus air yang deras akibat luapan sungai pascabanjir yang melanda wilayah Bandar Dua yang terjadi beberapa hari terakhir ini.
Korban ditemukan dalam posisi telungkup, yang tertimbun pasir sungai. Lokasi temuan jasad M Nasir berjarak sekitar 8 Km dari lokasi awal korban hanyut.
Derasnya arus sungai diduga mempercepat pergerakan tubuh korban hingga terseret jauh ke hilir.
Baca juga: Salim Fakhry Terpilih Jadi Ketua Golkar Aceh, DPP Bantu Rp 1 Miliar untuk Penanganan Banjir
| Sawah Rusak Berat di Pidie Butuh Penanganan Segera |
|
|---|
| UMKM Korban Bencana Dapat Rp 3 Juta, Prabowo Siapkan Banpres Rp 1,2 Triliun |
|
|---|
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Polisi-Temukan-Jasad-Warga-di-Sungai-Bandar-Dua-Pidie-Jaya-Sudah-Tiga-Mayat-Telah-Ditemukan.jpg)