Banjir dan Longsor di Aceh
Mualem Sisir Titik Pengungsian hingga Tengah Malam, Aceh Butuh Helikopter
Tanpa menunda waktu, mualem dan rombongan bergerak menyisir pengungsian di sepanjang jalan nasional Banda Aceh-Medan.
Area Manager BSI Lhokseumawe, Totok Sudiarto, dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa pihaknya menyalurkan bantuan yang berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat. “Bantuan berupa perlengkapan bayi, bahan makanan, susu formula, dan lainnya, totalnya 13,6 ton. Alhamdulillah langsung diterima oleh Bapak Gubernur dan akan dibagikan segera,” ujarnya.
Prioritas Daerah Terisolir
Sementara itu, Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh M Nasir yang juga Sekda Aceh, menjelaskan, sejauh ini Pemerintah Aceh telah mendistribusikan bantuan beras hampir 200 ton. Selain itu, Pemerintah Aceh juga telah mengajukan permintaan tambahan beras kepada Pemerintah Pusat sebanyak 1.700 ton.
M Nasir mengatakan, bantuan untuk daerah-daerah terisolir menjadi prioritas. Untuk wilayah tengah, bantuan didrop menggunakan helikopter. Sementara untuk wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa telah dikirim menggunakan bantuan pangan sandang sebanyak 27 ton via laut menggunakan Kapal Express Bahari. “Kapal berlayar dari Pelabuhan Ulee Lheue, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kota Langsa,” sebut M Nasir.
Bantuan dimaksud terdiri atas bahan makanan, mi instan, obat-obatan, serta perangkat komunikasi seperti Starlink dan peralatan lainnya untuk mendukung posko-posko di tingkat kabupaten/kota.
Anggota DPRA, Irfansyah alias Dek Fan yang mendampingi M Nasir menambahkan, selain bantuan dari Pemerintah Aceh, BSI juga turut mengirimkan bantuan langsung ke wilayah Aceh Utara menggunakan pesawat carteran. “Bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan. Saat ini Pemerintah Aceh juga telah membuka Posko Pusat di Kantor Gubernur, dengan lantai 1 sebagai media center, lantai 3 sebagai pos komando dan pos BNPB,” sebut Dek Fan.
Terpisah, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA menjelaskan, luasnya cakupan musibah banjir yang melanda Aceh menyebabkan berbagai kendala distribusi logistik kepada masyarakat terdampak. “Namun yakinlah pemerintah disemua level kepemimpinan beserta semua perangkatnya kerjanya sedang bekerja penanganan maksimal. Mari kita terus bersatu dalam penanganan ini,” ucapnya.(ra/yos)
Banjir dan Longsor di Aceh
Mualem Sisir Titik Pengungsian
Aceh Butuh Helikopter
Gubernur Aceh Muzakir Manaf
Gubernur Aceh Mualem
Antar Bantuan Korban Banjir
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Jembatan Tenge Besi Gajah Putih Dikerjakan Alat Berat, Akses Ditutup Sementara karena Rawan Longsor |
|
|---|
| Jalur KKA Arah Kem Ditutup Sementara, Polisi Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif |
|
|---|
| 2 Jembatan Darurat Mulai Dibangun, Hubungkan Aceh-Sumut dan Bireuen-Takengon |
|
|---|
| Korban Meninggal Sudah 173 Orang, Pemerintah Aceh Buka Posko Pengaduan |
|
|---|
| Seribuan Bayi Terancam Kelaparan di Aceh Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gubernur-Aceh-Muzakir-Manaf-mengawasi-distribusi-bantuan-bagi-korban-banjir.jpg)