Sabtu, 9 Mei 2026

Banjir dan Longsor di Aceh

Mualem Sisir Titik Pengungsian hingga Tengah Malam, Aceh Butuh Helikopter

Tanpa menunda waktu, mualem dan rombongan bergerak menyisir pengungsian di sepanjang jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO
ACEH BUTUH HELI – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem saat mengawasi distribusi bantuan bagi korban banjir di Aceh Utara, Minggu (30/11/2025). Dalam kesempatan itu Mualem menegaskan bahwa Aceh saat ini sangat butuh helikopter untuk distribusi bantuan ke wilayah terisolir. 

Area Manager BSI Lhokseumawe, Totok Sudiarto,  dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa  pihaknya menyalurkan bantuan yang berfokus pada kebutuhan dasar masyarakat. “Bantuan berupa perlengkapan bayi, bahan makanan, susu formula, dan lainnya, totalnya 13,6 ton. Alhamdulillah langsung diterima oleh Bapak Gubernur dan akan dibagikan segera,” ujarnya.

Prioritas Daerah Terisolir

Sementara itu, Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh M Nasir yang juga Sekda Aceh, menjelaskan, sejauh ini Pemerintah Aceh telah mendistribusikan bantuan beras hampir 200 ton. Selain itu, Pemerintah Aceh juga telah mengajukan permintaan tambahan beras kepada Pemerintah Pusat sebanyak 1.700 ton.

M Nasir mengatakan, bantuan untuk daerah-daerah terisolir menjadi prioritas. Untuk wilayah tengah, bantuan didrop menggunakan helikopter. Sementara untuk wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa telah dikirim menggunakan bantuan pangan sandang sebanyak 27 ton via laut menggunakan Kapal Express Bahari. “Kapal berlayar dari Pelabuhan Ulee Lheue, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Kota Langsa,” sebut M Nasir.

Bantuan dimaksud terdiri atas bahan makanan, mi instan, obat-obatan, serta perangkat komunikasi seperti Starlink dan peralatan lainnya untuk mendukung posko-posko di tingkat kabupaten/kota.

Anggota DPRA, Irfansyah alias Dek Fan yang mendampingi M Nasir menambahkan, selain bantuan dari Pemerintah Aceh, BSI juga turut mengirimkan bantuan langsung ke wilayah Aceh Utara menggunakan pesawat carteran. “Bantuan dari berbagai pihak juga terus berdatangan. Saat ini Pemerintah Aceh juga telah membuka Posko Pusat di Kantor Gubernur, dengan lantai 1 sebagai media center, lantai 3 sebagai pos komando dan pos BNPB,” sebut Dek Fan.

Terpisah, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA menjelaskan, luasnya cakupan musibah banjir yang melanda Aceh menyebabkan berbagai kendala distribusi logistik kepada masyarakat terdampak. “Namun yakinlah pemerintah disemua level kepemimpinan beserta semua perangkatnya kerjanya sedang bekerja penanganan maksimal. Mari kita terus bersatu dalam penanganan ini,” ucapnya.(ra/yos)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved