Banjir Landa Aceh
Kesaksian Zulmahdi Hasan di Bandara Rembele Bener Meriah, Warga Membludak, Pesawat Terbatas
Suasana panik masih dirasakan masyarakat pasca bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Rabu (26/11/2025).
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Suasana panik masih dirasakan masyarakat pasca bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Rabu (26/11/2025).
Zulmahdi Hasan, warga Banda Aceh menjadi salah satu menjadi korban bencana saat berada di Takengon, Aceh Tengah.
Ia bersama sejumlah pengurus PMI Aceh dan PMI kabupaten/kota berada di Takengon untuk menghadiri acara Musprov PMI Aceh pada 25-26 November lalu.
Zulmahdi Hasan menggabarkan kondisi yang terjadi di sana. Akses ke Aceh Tengah putus, listrik padam, jaringan telekomunikasi mati.
Baca juga: Warga Bener Meriah Mulai Kelaparan, Pemerintah Didesak Segera Salurkan Bantuan
Satu-satunya jalur yang bisa diakses ke wilayah tengah hanya melalui udara. Sehingga masyarakat "menyerbu" Bandara Rembele yang berada di Bener Meriah.
Penerbangan hanya melayani rute dari Bener Meriah ke Sumatera Utara (Sumut). Di saat penumpang membludak, justru jumlah pesawat sangat terbatas.
Pesawat terbatas hanya Susi Air
Menurut Zulmahdi, kondisi panik terlihat di Bandara Rembele saat para wisatawan dan masyarakat ingin keluar dari daerah daratan tinggi Gayo itu.
"Suasana panik di Bandara Rembele, pesawat terbatas hanya Susi Air," kata Zulmahdi kepada Serambinews.com menggambarkan suasana.
Baca juga: Bupati Bener Meriah Keluarkan Larangan Keras: Tidak Boleh Menimbun dan Jual Barang di Atas HET
Baca juga: BREAKINGNEWS - Korban Banjir di Aceh Utara Bertambah Jadi 78 Orang Meninggal, 51 Hilang
Zulmahdi mengaku baru bisa terbang ke Medan pada hari ini. "Ini barusan landing, evakusi ke Medan," katanya melalui pesan WhatsApp.
Tak hanya itu, lanjut Zulmahdi, ada juga sebagian warga memilih jalan kali menerobos gunung via jalur Bener Meriah ke Aceh Utara.
"Seluruh area Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, padam total listrik, internet tidak ada, solar habis, jaringan internet hanya menggunakan starlink itupun terbatas di lokasi tertentu," ungkapnya.(*)
Baca juga: BNPB Drop Bantuan ke Korban Banjir Bener Meriah Pakai Heli dan Pesawat, Pemkab Klaim tidak Tahu
Baca juga: Bupati Bener Meriah Tagore Perintahkan Para Camat dan Reje Kampung Siapkan Dapur Umum
kepanikan di bandara
Bandara Rembele
Bener Meriah
pesawat terbatas
multiangle
Banjir Landa Aceh
Warga Membludak
Serambi Indonesia
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Suasana-di-Bandara-Rembele-Bener-Meriah-saat-masyarakat-menunggu-jadwal-penerbangan-Susi-Air.jpg)