Peringatan Banjir Rob
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Aceh Selatan, Waspada!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Berdasarkan hasil pemantauan water level dan prediksi pasang surut, kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya banjir rob di beberapa kawasan pesisir Aceh.
- Potensi banjir Rob itu diprediksi terjadi di Pesisir Kota Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, pesisir Kecamatan Jangka.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) yang diprediksi akan melanda kawasan pesisir Aceh, termasuk Aceh Selatan, khususnya wilayah Tapaktuan, pada 4 -10 Desember 2025.
Forecaster on Duty (FoD) BMKG Kelas I SIM, Stya Juangga Dirta mengatakan, saat ini terpantau adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Purnama pada tanggal 4 Desember 2025.
Akibatnya hal tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Berdasarkan hasil pemantauan water level dan prediksi pasang surut, kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya banjir rob di beberapa kawasan pesisir Aceh.
Potensi banjir Rob itu diprediksi terjadi di Pesisir Kota Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, pesisir Kecamatan Jangka.
Kecamatan Banda Sakti dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pesisir Tapaktuan, Aceh Selatan, Kecamatan Tangan-tangan di Aceh Barat Daya.
“Lalu di Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur serta Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara,” ungkapnya.
BMKG mengingatkan bahwa banjir pesisir secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pelabuhan dan daerah permukiman pesisir.
Hal itu seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memanfaatkan update informasi cuaca maritim dari BMKG.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Zainal mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di dekat garis pantai, kawasan pelabuhan, dan daerah rawan genangan.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta mempersiapkan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak banjir pesisir yang sewaktu-waktu dapat terjadi,” pungkasnya.
Apa itu banjir Rob?
Banjir rob adalah banjir yang terjadi akibat naiknya permukaan air laut sehingga air laut meluap ke daratan, terutama di wilayah pesisir.
Naiknya air laut ini biasanya terjadi karena:
- Pasang tinggi (pasang purnama atau pasang perigee)
- Penurunan permukaan tanah
- Angin kencang yang mendorong gelombang ke daratan
- Kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim
- Banjir rob biasanya bersifat berulang (periodik) dan sering terjadi pada daerah pesisir seperti pelabuhan, kawasan industri pesisir, dan permukiman dekat pantai.(*)
| VIDEO Kapolres Abdya Panen Semangka di Kebun Binaan Bang Bhabin |
|
|---|
| Ceramah Ustaz Hanan Attaki di Masjid Oman Banda Aceh, Ajak Jadikan Haji sebagai Transformasi Diri |
|
|---|
| Mantan Petugas CIA Sebut Trump Ingin Gunakan Kode Nuklir Hadapi Iran |
|
|---|
| Bupati Abdya Safaruddin Buka Turnamen Sepak Bola Pemuda Cup I Gampong Lhung Tarok |
|
|---|
| Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 30 Pengurus FPMI Abdya, Ini Pesan Azhari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Banjir-rob-Gp-Pasir.jpg)