Banda Aceh
Ratusan Atlet Taekwondo Se-Banda Aceh Ikut Ujian Kenaikan Tingkat
Ratusan atlet taekwondo dari berbagai dojang di Kota Banda Aceh antusias mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) – GEUP 2025 yang digelar di...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 337 atlet dari 12 dojang di Banda Aceh mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo 2025 yang digelar Pengcab TI Banda Aceh di GSG Lambung.
- UKT ini menjadi ajang pembinaan berjenjang, dengan lima peserta terbaik berpeluang naik dua tingkat jika meraih nilai minimal 80 dari penguji berlisensi.
- Pengcab TI berharap agenda rutin ini melahirkan atlet berprestasi dan berkarakter, sementara orang tua menilai UKT penting untuk melihat perkembangan dan motivasi anak.
Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ratusan atlet taekwondo dari berbagai dojang di Kota Banda Aceh antusias mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) – GEUP 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Lambung, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Hormati, Rendah Hati, dan Berprestasi” ini merupakan agenda resmi Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (Pengcab TI) Kota Banda Aceh sebagai upaya pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.
Ketua Panitia, M Raja Akbar, menjelaskan bahwa UKT tahun ini diikuti oleh 337 atlet dari 12 dojang berbeda yang ada di Banda Aceh. Menurutnya, jumlah peserta yang besar menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga bela diri tersebut serta komitmen dojang dalam melakukan pembinaan.
“Pada UKT tahun ini juga akan dipilih lima peserta terbaik yang berhasil meraih nilai minimal 80. Mereka yang mencapai standar tersebut akan mendapatkan penghargaan berupa kenaikan dua tingkat,” ujar Raja Akbar.
Ia menambahkan bahwa penilaian dilakukan secara ketat oleh tim penguji berlisensi, sehingga pencapaian tersebut benar-benar menjadi bukti kualitas dan kerja keras atlet.
Sementara itu, Ketua Umum Pengcab TI Banda Aceh, Ir Mahdani, MT yang diwakili oleh Sekretaris, Bambang Juliansyah, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa UKT merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara periodik setiap empat bulan.
Ia berharap momentum ini dapat memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, disiplin, serta karakter sebagai seorang taekwondoin sejati. “Kami berharap para atlet terus mempersiapkan diri, tumbuh, dan berkembang. Jangan berhenti di tengah jalan. Teruslah berlatih karena suatu saat kalian bisa menjadi juara, bahkan mewakili Banda Aceh hingga ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Bambang.
Selain menjadi ajang evaluasi kemampuan, UKT juga menjadi wadah memperkuat mental bertanding, meningkatkan sportivitas, dan menanamkan nilai-nilai taekwondo seperti saling menghormati serta menjunjung rendah hati.
Baca juga: Dua Atlet Taekwondo Sabang Bela Aceh di Popnas XVII 2025
Melalui agenda seperti ini, Pengcab TI Banda Aceh berharap dapat melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.
"Dengan pelaksanaan UKT yang rutin dan terarah, Pengcab TI Banda Aceh optimistis kualitas atlet taekwondo di Banda Aceh akan terus meningkat dan mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi," kata Bambang.
Salah seorang wali peserta, Liza Zulaini, mengapresiasi pelaksanaan UKT yang berjalan tertib dan profesional. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengukur perkembangan anak sekaligus mendorong semangat berlatih mereka.
“Anak-anak terlihat sangat antusias dan termotivasi. Kami para orang tua tentu mendukung penuh kegiatan seperti ini,” pungkas Liza.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ratusan-atlet-taekwondo-dari-berbagai-dojang-di-Kota-Banda-Aceh.jpg)