Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Barat

Sidak Beruntun, Aceh Barat Tekan Lonjakan Harga Sembako Paska Banjir

Bupati Aceh Barat bersama aparat melakukan sidak beruntun ke pasar dan SPBE untuk menekan lonjakan harga sembako pasca banjir.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
SIDAK PASAR - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP bersama Dandim dan Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, melakukan sidak di Pasar Bina Usaha Meulaboh, Selasa (2/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Barat bersama aparat melakukan sidak beruntun ke pasar dan SPBE untuk menekan lonjakan harga sembako pasca banjir.
  • Harga cabai yang sempat menembus Rp300 ribu/kg berhasil diturunkan bertahap hingga Rp50 ribu/kg di grosir.
  • Pemkab mengeluarkan surat edaran larangan penimbunan dan ancam tindak tegas pedagang nakal demi menjaga stabilitas harga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM bersama Dandim dan Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Bina Usaha Meulaboh serta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Prima Cahaya Utama di Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Selasa (2/12/2025).

Sidak tersebut dilakukan sebagai respons atas lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama cabai yang sempat menembus Rp300 ribu per kilogram. 

Menurut Tarmizi, upaya pengendalian harga telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

“Pada hari pertama, tanggal 29 (November 2025), Sekda bersama Dinas Pangan turun melakukan sidak dan menegur para pedagang untuk menurunkan harga,” kata Bupati. 

“Alhamdulillah harga cabai turun menjadi Rp150 ribu per kilogram,” ujar Tarmizi.

Pada hari kedua, 1 Desember 2025, Satgas Pangan Polda Aceh dan Satgas Pangan Pemkab Aceh Barat bersama Bapanas, kembali turun ke lapangan.

Baca juga: Wali Kota Lhokseumawe Sidak Pasar Beras, Warga Diminta Laporkan Pedagang Curang

Hasilnya, harga cabai kembali turun menjadi Rp100 ribu per kilogram.

“Hari ini hari ketiga, kami dari Pemkab Aceh Barat bersama Dandim dan Kasat Reskrim, mengecek ke lapangan,” beber Tarmizi. 

“Kami menemukan masih ada pedagang yang nakal menjual dengan harga Rp80 ribu per kilogram,” sebut dia. 

“Setelah ditelusuri ke grosir dan pasar pagi, ternyata harganya hanya Rp50 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Selain sidak, Pemkab Aceh Barat juga telah mengeluarkan surat edaran yang melarang pedagang menaikkan harga secara tidak wajar serta melarang penimbunan barang, terutama dalam situasi bencana alam.

“Kalau dari awal kita keluarkan surat edaran, biasanya tidak digubris,” papar Bupati.

Baca juga: Tim Gabungan Sidak Pasar Lhoksukon Aceh Utara, Jaga Stabilitas Harga Beras

“Jadi edaran ini kita keluarkan setelah dua kali sidak. Ini peringatan terakhir,” tukasnya. 

“Hari ini harga harus diturunkan. Jika besok masih tinggi dan tidak wajar, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas,” tegas Tarmizi.

Pemkab Aceh Barat memastikan pengawasan akan terus dilanjutkan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved