Banjir Landa Aceh
Sudah Sepekan Jalan ke Singkil Putus, Warga Desak Bangun Jembatan Darurat
Terkait kondisi itu, warga mendesak segera dibangun jembatan darurat di jalan putus di Gosong Telaga Barat, agar kendaraan pembawa logistik dan...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Sudah sepekan jalan provinsi menuju Singkil, Aceh Singkil putus di kawasan Gosong Telaga Barat, Singkil Utara akibat banjir, hingga Rabu (3/12/2025) belum ada upaya pembangunan jembatan darurat.
- Jalan provinsi terputus total, hanya sepmor yang bisa melintas lewat titian darurat swadaya.
- Alternatif lain: warga menggunakan rakit buatan untuk menyeberangkan motor dengan tarif Rp 20 ribu sekali seberang.
- Saat banjir besar November 2016, jembatan darurat dari batang kelapa dibangun dalam 24 jam.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sudah sepekan jalan provinsi ke Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, putus di kawasan Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, akibat hantaman banjir.
Namun belum ada upaya untuk membuat jembatan darurat agar prekonomian warga pascabanjir kembali berjalan hingga, Rabu (3/12/2025).
Kondisi itu, berbeda ketika banjir November 2016 lalu saat jalan provinsi di kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara, putus.
Kala itu, bencana banjir juga dahsyat.
Namun, dalam rentang waktu 24 jam langsung dibangun jembatan darurat menggunakan batang kelapa.
Sehingga mobilisasi kendaraan pembawa logistik dan orang pascabanjir surut langsung pulih.
Terkait kondisi itu, warga mendesak segera dibangun jembatan darurat di jalan putus di Gosong Telaga Barat, agar kendaraan pembawa logistik dan hasil pertanian bisa melintas.
Sejauh ini, kendaran yang bisa melintas hanya sepeda motor melalui titian darurat yang dibangun swadaya.
Itupun tidak semua pengendara sepeda motor berani melintas.
Untungnya, ada anak-anak muda yang membantu melintaskan.
Baca juga: Angkat Tangan, Bupati TRK Sebut Pemkab tak Mampu Tangani Bencana Alam di Nagan Raya
Selanjutnya di lokasi jembatan putus kedua kendaraan roda dua menyeberang menggunakan rakit yang dibuat oleh warga.
Tak gratis sepeda motor yang naik rakit membayar jasa penyebrangan rakit Rp 20 ribu.
"Harapan kami segeralah dibuat jembatan darurat, supaya tidak lagi naik rakit ongkos juga kan," kata Musfar pengendara sepeda motor di lokasi. (*)
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-naik-rakit-menju-Singkil-lantaran-jalan-putus-di-kawasan-Gosong-Telaga-Barat.jpg)