Banjir Landa Aceh
Bupati Aceh Timur Mohon Bantuan Susu untuk Balita di Kamp Pengungsian
Saat ini banyak balita belum terpenuhi kebutuhannya selama banjir, mulai dari susu, kita bayi dan lainnya.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky pada Kamis (4/12/2025), menyampaikan permohonan bantuan susu untuk balita agar balita bisa minum ususu untuk pemenuhan gizi.
- Saat ini banyak balita belum terpenuhi kebutuhannya selama banjir, mulai dari susu, kita bayi dan lainnya.
- Kebutuhan itu menjadi sangat mendesak karena balita yang ada di kamp pengungsian meminumnya setiap hari, sementara ketersediaan susu di pasar Aceh Timur belum tersedia.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Bencana banjir bandang yang melanda Aceh Timur meninggalkan jejak pilu di kamp-kamp pengungsian, selain tempat tinggal yang layak, kebutuhan mendesak lainnya di kamp tidak ada susu untuk balita.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky pada Kamis (4/12/2025), menyampaikan permohonan bantuan susu untuk balita agar balita bisa minum ususu untuk pemenuhan gizi.
Saat ini banyak balita belum terpenuhi kebutuhannya selama banjir, mulai dari susu, kita bayi dan lainnya.
Kebutuhan itu menjadi sangat mendesak karena balita yang ada di kamp pengungsian meminumnya setiap hari, sementara ketersediaan susu di pasar Aceh Timur belum tersedia.
"Saya sudah meminta bantuan susu ke pemerintah pusat, agar disalurkan bantuan susua bayi untuk kita, dan juga bila ada kawan-kawan yang mau menyumbang susu bayi silahkan disalurkan kepada kita agar kita serahkan ke kamp-kamp pengungsian," tuturnya.
Baca juga: Atjeh Connection Foundation Terobos Daerah Terisolir Peunaron-Lokop Salurkan Bantuan
Selain itu Pemkab Aceh Timur perlu penambahan tenda pengungsian, karena banyak korban banjir yang rumahnya hilang masih berteduh dibawah tenda sederhana tanpa dinding.
"Banyak korban banjir yang kehilangan rumah kini masih berteduh di bawah tenda sederhana tanpa dinding yang memadai. Penambahan tenda pengungsian sangat diperlukan untuk memberikan tempat istirahat yang layak bagi para penyintas," paparnya.
Selain tenda pengungsi Al-Farlaky juga minta tenda sekolah, karena banjir yang menerjang Aceh Timur merusak 75 persen sekolah, untuk proses belajar mengajar nantinya diperlukan tenda sekolah.
"Bencana ini merusak parah infrastruktur pendidikan, 75 persen sekolah terdampak , proses belajar mengajar tidak bisa dilanjutkan di gedung sekolah. Oleh karena itu, saya meminta bantuan untuk tenda agar proses belajar mengajar terlaksana," ungkapannya.
Prioritas utama Pemkab saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar, mulai dari pangan, kesehatan, hingga tempat tinggal sementara, dapat terpenuhi secepatnya bagi seluruh korban terdampak.(*)
Baca juga: VIDEO - Kolonel Ali Imran Terobos Kawasan Terisolir di Aceh Utara
Baca juga: VIDEO 20 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Tiba di Aceh Timur
Baca juga: Bupati Al-Farlaky: Empat Kecamatan Terisolir Berhasil Ditembus, 39 Orang Meninggal
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Timur-Iskandar-Usman-Al-Farlaky-didampingi-Kapolres-dan-Dandim.jpg)