Selasa, 9 Juni 2026

Berita Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Sidak Pasar, Pastikan Harga Bahan Pokok tidak Lampaui HET

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan sidak pasar untuk memastikan harga bahan pokok tidak melebihi HET.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Maulidi Alfata
SIDAK PASAR - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky bersama Kapolres, dan Dandim 0104/Aceh Timur, melakukan sidak pasar di Kota Idi, Jumat (5/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan sidak pasar untuk memastikan harga bahan pokok tidak melebihi HET
  • Sidak dilakukan menyusul keluhan masyarakat saat banjir, di mana harga telur dan BBM sempat melambung tinggi. 
  • Al-Farlaky meminta warga melapor jika ada pedagang nakal, sementara sebagian pedagang mengaku tetap menjual sesuai aturan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur 

SERAMBINEWS. COM, IDI - Untuk memastikan bahan pokok tidak di jual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar. 

Pemantauan secara tiba-tiba ke pasar itu dilakukan pada Jumat (5/12/2025). 

Inspeksi pasar dilakukan dengan mendatangi seluruh pusat kelontong dan swalayan, serta pasar tradisional untuk melihat harga sesuai atau tidak. 

Pasalnya, banyak pedagang memanfaatkan momen bencana dengan menaikkan harga barang di luar batas. 

Sidak itu dilakukan lantaran adanya keluhan masyarakat dan temuan di lapangan pada saat banjir, harga telur, gas, hingga BBM, melambung tinggi, bahkan sudah di luar batas. 

Ada sejumlah pedagang menjual telur ayam seharga Rp120 ribu per papan dan BBM 40 ribu per botol. 

Baca juga: Tim Gabungan Sidak Pasar Lhoksukon Aceh Utara, Jaga Stabilitas Harga Beras

"Hari ini kita sidak langsung ke lapangan dengan mendatangi pusat perbelanjaan di Kota Idi, dan kita menemukan harga dijual masih sesuai," tuturnya. 

Namun, menurut Al-Farlaky, ia khawatir permainan harga dinaikkan oleh agen-agen tatkala mau memasukkan barang ke kios-kios kecil, hingga menyebabkan harga barang saat dijual lagi oleh kios-kios tersebut melonjak. 

"Kekhawatiran kita, ada kios-kios atau agen yang mengambil barang di Idi ini dan menjual ke kampung-kampung dengan harga yang sangat tinggi, dan kita minta masyarakat melaporkan hal ini kepada kami," paparnya. 

Jika ada pedagang yang nakal dengan menaikkan harga sampai mencekik pembeli, diminta melaporkan detail lokasi di mana, satuan barangnya, dan harganya berapa.

”Masyarakat bisa melapor langsung ke Posko Bencana Idi Rayeuk yaitu ke Pendopo, atau menyampaikan melalui hotline ke nomor: 082382016253,” terang Bupati Al-Farlaky.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Toko UD Sudirman, yaitu Maulidin menjelaskan, bahwa harga barang di tokonya masih sesuai dan tidak mencekik. 

Baca juga: VIDEO - Sidak Pasar, Bupati Aceh Tamiang Minta Cadangan Beras Ditambah

"Biasanya, saya menjual telur ayam 53 ribu sampai 55 ribu,” ungkap Maulidin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved