Warga Blang Seunong Desak Pembukaan Akses Jalan
Sejumlah wilayah di pedalaman Aceh Timur masih terisolir pascabanjir besar yang melanda daerah tersebut.
Ringkasan Berita:
- Sejumlah kawasan di Aceh Timur masih terisolir, termasuk Blang Seunong, Pantee Labu, Serbajadi, dan Simpang Jernih, meski pasokan logistik tetap dikirim melalui udara dan laut.
- Kondisi Blang Seunong sangat parah. Dari 284 KK, hanya 8 rumah yang tersisa, fasilitas umum tertimbun lumpur lebih dari satu meter, dan warga sangat membutuhkan genset serta alat berat.
- Warga mendesak pemerintah membuka jalan secepatnya, karena akses antardesa terputus total; dan listrik padam.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah wilayah di pedalaman Aceh Timur masih terisolir pascabanjir besar yang melanda daerah tersebut.
Staf Khusus Gubernur/Wakil Gubernur Aceh yang juga Ketua Bapilu Partai Aceh, Faisal Rizal Hasan, melaporkan kondisi tersebut langsung dari lapangan, Sabtu (12/6/2025).
Ia mengatakan, beberapa kecamatan yang masih terputus aksesnya antara lain Blang Seunong di Kecamatan Pante Bidari, Pantee Labu, serta kawasan Serbajadi dan Simpang Jernih.
Meski begitu, pasokan logistik tetap diupayakan pemerintah daerah melalui jalur udara dan laut.
Faisal menyebut pihaknya berhasil menembus Blang Seunong di Kecamatan Pantee Bidari.
Perjalanan hanya dapat ditempuh melalui jalur darat via Indra Makmur (Alue Ie Mirah) dengan waktu tempuh lebih dari 3 jam dari Idi.
“Kondisinya sangat memprihatinkan. Warga membutuhkan genset, buldozer, dan beko untuk membersihkan lumpur yang menimbun jalan dan rumah-rumah,” kata Faisal.
Baca juga: BREAKING NEWS - Kritis, 10 Mahasiswa KKN Terjebak di Samarkilang Bener Meriah, BNPB Kirim Helikopter
Baca juga: Pelayanan Lumpuh Total, RSUD SAAS Aceh Timur Alihkan Operasional ke Zubir Mahmud
Di Gampong Blang Seunong, dari total 284 kepala keluarga, hanya delapan unit rumah yang masih layak huni. Selebihnya rusak atau hilang tersapu banjir.
Fasilitas umum juga porak-poranda. Masjid, menasah, Pustu, serta sekolah mulai SD hingga SMA tertimbun lumpur lebih dari satu meter.
Butuh Genset
Kepala Desa Blang Seunong, Dedek Mulyono, mengaku logistik sudah mulai mengalir berkat bantuan Bupati Aceh Timur dan perwakilan Pemerintah Aceh.
Namun kebutuhan mendesak adalah pembukaan akses jalan agar warga dapat terhubung kembali dengan desa lain seperti Pantee Labu dan Pantee Bidari.
“Alhamdulillah logistik sudah lumayan. Tapi kami berharap pemerintah segera membersihkan akses jalan yang tertutup lumpur,” ujar Dedek saat bertemu Faisal di tengah genangan lumpur yang masih menyelimuti desa.
Listrik di wilayah itu padam total, membuat kebutuhan akan genset semakin mendesak. Akibat tidak berfungsinya masjid, warga bahkan terpaksa melaksanakan salat Jumat di puncak bukit.
Hingga saat ini, aparat pemerintah masih berupaya membuka jalur darat serta mempercepat distribusi bantuan bagi warga terdampak.(*)
Baca juga: VIDEO Melihat Kondisi 11 Hari Pascabanjir Pascabanjir di Blang Reuling Aceh Utara
Baca juga: VIDEO Akses Banda Aceh-Medan Normal: Jembatan Alternatif Bireuen Ditargetkan Buka 10 Desember 2025
Gampong Blang Seunong Aceh Timur
desa pedalaman Aceh Timur
Banjir Aceh Timur
Faisal Rizal Hasan
Dampak Banjir di Blang Seunong
Dampak Banjir Aceh Timur
| 421 Keluarga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Terima Bantuan PKPA dan Mercy Relief |
|
|---|
| Ratusan Emak-Emak Datangi Pendopo Bupati Aceh Timur, Tuntut Kejelasan Data Korban Banjir |
|
|---|
| Polres Aceh Timur Kerahkan 285 Petugas Gabungan Amankan Demo Korban Banjir di Pendopo Idi Rayeuk |
|
|---|
| Al-Farlaky Temui Pendemo, Siap Perjuangkan 41 Ribu Data Korban Banjir Aceh Timur ke Pusat |
|
|---|
| Wagub Fadhlullah Perintahkan Bupati/Wali Kota Percepat Data Penyediaan Huntap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Faisal-Rizal-Hasan-Terjebak-Lumpur.jpg)