Kamis, 14 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Terobos Daerah Terisolir, Armia Pahmi Minta Perahu Karet kepada Kepala BNPB

Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi meminta bantuan perahu karet untuk menembus daerah terisolir akibat banjir besar yang menghantam

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/dok humas
PERAHU KARET - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (tengah) saat berada di Posko Payabedi berjanji akan memenuhi segala kebutuhan penanggulangan banjir di Aceh Tamiang.  

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi meminta bantuan perahu karet untuk menembus daerah terisolir akibat banjir besar yang menghantam sepekan lalu.

Permintaan ini disampaikan langsung Armia Pahmi kepada Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ketika berkunjung ke posko penanganan di Kampung Payabedi, Kecamatan Kejuruanmuda, Sabtu (6/12/2025) kemarin.

“Ada tiga item yang kita minta, salah satunya perahu karet,” kata Armia Pahmi, Minggu (7/12/2025).

Armia menyatakan bantuan logistik di posko penanggulangan belum bisa didistribusikan akibat akses jalan yang luluh lantak.

Baca juga: Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Pelosok Aceh Timur

“Meskipun bantuan logistik telah berdatangan, Aceh Tamiang masih sangat membutuhkan dukungan untuk menjangkau masyarakat dan memulihkan kondisi,” ungkapnya.

Merujuk dahsyatnya dampak kerusakan ini, Armia mengilustrasikan satu kecamatan membutuhkan tiga perahu karet. Artinya dari 12 kecamatan, Aceh Tamiang sangat membutuhkan kehadiran 48 unit perahu karet.

Selain perahu karet, Aceh Tamiang kata dia juga membutuhkan kendaraan taktis yang bisa menerobos daerah terisolir.

Di samping itu, Armia menyampaikan kebutuhan tenda juga mendesak untuk menampung sementara warga yang kehilangan tempat tinggal.

Menanggapi permintaan tersebut, Suharyanto memastikan bahwa bencana di Aceh Tamiang menjadi perhatian Pemerintah Pusat. “Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan untuk dapat membantu Aceh Tamiang semaksimal mungkin,” kata Suharyanto.

Suharyanto juga meminta agar data kebutuhan disampaikan secara rinci, tidak hanya berupa sembako, melainkan termasuk baju dan kebutuhan lainnya.

“Stok kita banyak, ada di posko Kualanamu (Sumut). Saya tunggu apa kebutuhan dan segera kita penuhi,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved