Sabtu, 11 April 2026

Nagan Raya

Elpiji 3 Kg Masih Sangat Langka di Nagan Raya, Banyak UMKM Tutup

Gas elpiji 3 kg hingga Minggu (7/12/2025) masih sangat langka di Nagan Raya. Elpiji yang dipasok dalam 2 hari tidak...

Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
ELPIJI - Ilustrasi tabung gas elpiji subsidi 3 kg. Elpiji 3 Kg Masih Sangat Langka di Nagan Raya, Banyak UMKM Tutup. 

 

Ringkasan Berita:
  • Gas elpiji 3 kg masih langka di Nagan Raya, dengan pasokan ke pangkalan hanya 50–60 tabung per hari.
  • Kekurangan ini membuat banyak rumah tangga antre dan sejumlah UMKM belum bisa beroperasi pasca banjir dan longsor.
  • Warga berharap Pertamina dan pemerintah segera menormalkan distribusi agar kebutuhan harian kembali terpenuhi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Gas elpiji 3 kg hingga Minggu (7/12/2025) masih sangat langka di Nagan Raya.

Elpiji yang dipasok dalam 2 hari tidak mencukupi yakni hanya sejumlah pangkalan menerima per pangkalan berkisar 50 - 60 tabung.

Bahkan, penyaluran elpiji 3 kg yang baru masuk 2 hari ini juga diberikan pemerataan desa-desa.

Elpiji yang masuk hanya cukup sejumlah rumah tangga, sedangkan UMKM yang selama ini mengunakan elpiji belum mendapatkan sehingga hari 12 pasca banjir dan longsor masih belum buka.

Warga Nagan Raya berharap Pertamina memperbanyak distribusi sehingga semua sektor bisa  kembali menikmati gas elpiji 3 kg.

"Setiap pangkalan hanya sekitar 50 - 60 tabung. Yang antrian capai ratusan orang," ujar Munawarah, seorang ibu rumah tangga di Kuala, Minggu (7/12/2025).

Baca juga: Camat Beutong Ateuh Nagan Raya: Korban Banjir Bandang Telah Terima Berbagai Bentuk Bantuan 

Beberapa UMKM juga mengeluh terhadap tidak adanya stok elpiji yang sudah 2 pekan langka.

"Kami ingin membeli juga gas 3 kg. Tapi stok kurang dan hanya diberikan kepada ibu-ibu keperluan memasak," ujar Lukman, seorang pemilik warung di Kuala Pesisir.

Warga kembali menyampaikan harapan kepada Pertamina dan Pemerintah segera menormalkan pasokan gas yang selama ini menjadi kebutuhan sehari-hari.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved