Jumat, 29 Mei 2026

Berita Bireuen

Warga Pasok Telur dari Medan Secara Estafet via Jembatan Pante Lhong Bireuen

Seorang warga Cot Bada Barat nekat memasok telur dari Medan ke Bireuen lewat jalur ekstrem karena Jembatan Pante Lhong putus dihantam banjir.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Yusmandin Idris
ANGKUT TELUR - Seorang warga sedang mengangkut telur melalui bantaran Sungai Pante Lhong, Peusangan Bireuen, Sabtu (6/12/2025). 

“Ini beras bantuan untuk warga Peusangan Siblah Krueng dan sedang menunggu jemputan,” ujar seorang relawan.

Rizal, warga yang menjadi pemasok telur menjelaskan, bahwa mereka berangkat dari Bireuen dua hari sebelumnya untuk membeli telur di Medan

Satu ikatan berisi 10 krat telur dibeli dengan harga Rp 600.000. 

Namun setelah melalui perjalanan panjang, biaya operasional, serta ongkos penyeberangan, harga di Bireuen diperkirakan mencapai Rp 750.000 per ikatan.

Menurut Rizal, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga telur di Bireuen.

Baca juga: Di Kutablang, Nasi Perang Telur Dibelah Empat, Laporan Perjalanan Pascabanjir dari Banda Aceh

Beberapa hari sebelumnya, harga telur sempat menembus lebih dari Rp 100.000 per krat, bahkan stoknya sulit ditemukan di pasaran.

Upaya pasokan telur dari Medan ini menjadi salah satu solusi sementara bagi masyarakat Bireuen yang tengah menghadapi kelangkaan kebutuhan pokok. 

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan dan jembatan yang rusak agar distribusi bahan pangan bisa kembali normal tanpa harus melalui jalur ekstrem dan berisiko.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved