Berita Bireuen
Desa Balee Panah Juli Bireuen Rusak Parah, 56 Rumah Hilang dan Puluhan Terancam Longsor
Banjir bandang di Desa Balee Panah, Juli Bireuen, menghancurkan 56 rumah, menimbun 9, dan mengancam 25 lainnya.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Banjir bandang di Desa Balee Panah, Juli Bireuen, menghancurkan 56 rumah, menimbun 9, dan mengancam 25 lainnya.
- Sebanyak 365 KK dengan 1.346 jiwa terpaksa mengungsi ke empat lokasi karena kehilangan tempat tinggal.
- Warga berharap pemerintah segera turun tangan, sebab lokasi rumah kini berubah menjadi aliran sungai baru.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEW.COM, BIREUEN – Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang yang melanda pada Rabu hingga Kamis (26–27/11/2025).
Musibah tersebut menghancurkan pemukiman warga, merusak fasilitas umum, serta memaksa ribuan jiwa mengungsi.
Data yang dihimpun Serambinews.com menyebutkan, dampak banjir bandang Desa Balee Panah cukup merusakkan.
Tercatat, sebanyak 56 unit rumah hilang tersapu arus deras banjir.
Kemudian, 9 rumah tertimbun lumpur, sementara 25 rumah lainnya terancam longsor, dan tidak aman untuk ditempati.
Belum lagi ada 8 unit tempat usaha milik warga hanyut terbawa arus sungai.
Baca juga: Takut Banjir Berulang, Korban Banjir Bandang di Pijay Desak Tumpukan Kayu di Sungai Dibersihkan
Lalu, fasilitas umum seperti jembatan, gedung PKK, serta Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi, ikut rusak dan tertimbun longsor.
Tak ketinggalan, puluhan hewan ternak, baik lembu maupun kambing, mati atau hanyut terbawa banjir.
Kondisi Pengungsi
Keuchik Balee Panah, Muntazar, SE menjelaskan, bahwa akibat kerusakan besar tersebut, sebanyak 365 kepala keluarga (KK) dengan total 1.346 jiwa, kini harus mengungsi.
Para pengungsi tersebar di empat lokasi, yaitu Dusun Kayee Jatoe, dua titik di Dusun Barona, serta Dusun Alue U.
“Kami belum tahu sampai kapan harus bertahan di pengungsian,” terangnya.
“Rumah sudah tidak ada lagi, bahkan ada warga yang masih memiliki rumah tetapi terancam longsor sehingga takut untuk kembali,” ujar Muntazar.
Baca juga: Selain Jembatan Kutablang Putus, 16 Rumah Warga Tingkeum Mayang -Bireuen Juga Hilang Disapu Banjir
Masyarakat sangat berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk membantu pemulihan.
Desa Balee Panah
Rusak Parah
terdampak banjir
Kecamatan Juli
Bireuen
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| 4.759 KK Korban Banjir Bireuen Segera Terima Bantuan Dana Stimulan Ekonomi Rp8 Juta Per KK |
|
|---|
| Rehabilitasi Tambak Rusak Akibat Dihantam Banjir di Bireuen Tunggu Kebijakan Pusat |
|
|---|
| Pertamax Turbo Hampir Rp 20 Ribu, Pertalite Tetap Normal di SPBU Bireuen |
|
|---|
| Saluran Buangan ke Kuala Raja Perlu Normalisasi, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Murid SD Sukma Bangsa Bireuen Gelar Kunjungan Edukatif ke Museum Rumah Aceh Pijay |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kampung-jadi-sungai.jpg)