Jumat, 15 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Warga Pidie Jaya Meninggal Akibat Banjir Bertambah, Meurah Dua Delapan Orang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie Jaya merilis korban banjir yang meninggal dunia bertambah.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Muhammad Nazar
LUMPUR BANJIR : Dua wanita berjalan melintasi genangan lumpur sisa banjir di jalan di Gampong Beurawang, Kecamatan Meureudue, Pidie Jaya, Senin (8/12/2025). Dampak banjir di Pidie menyebabkan kumpur tebal sisa banjir masih menghiasi rumah hingga jalan. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie Jaya merilis korban banjir yang meninggal dunia bertambah. 

Data terbaru dirilis BPBD Pidie Jaya, Selasa (9/12/2025), bertambah 31 orang dari 28 orang meninggal dunia akibat terseret banjir bandang.

Warga Pidie Jaya ditemukan meninggal dalam lumpur banjir berjumlah 31 orang, di tujuh kecamatan.

Rinciannya, Panteraja dua orang, Trieng Gadeng dua orang, Meureudu lima orang, Meurah Dua delapan orang, Ulim enam orang, Jangka Buya tiga orang dan Bandar Dua (Ulee Gle) lima orang. 

Baca juga: Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Tim menemukan jasad korban banjir di Meurah Dua berjumlah dua orang dan Bandar Dua satu orang.

Data BPBD menyebutkan, 390 warga Pidie Jaya mengalami luka berat akibat diterjang banjir bandang. 

Meliputi Panteraja empat orang, Trienggadeng 51 orang, Meureudue 303 orang, Meurah Dua 16 orang, Jangka Buya satu orang dan Bandar Dua 15 orang. 

Sementara korban banjir luka ringan 1.437 orang. Yaitu, Meureudue 820 orang, Meurah Dua 464 orang dan Ulim 67 orang. 

Ada pun korban banjir yang mengungsi mencapai 18.144 orang. Terdiri dari, Panterja 873 orang, Trienggadeng 576 orang, Meureudue 8.564 orang, Meurah Dua 6.985 orang, Ulim 745 orang, Jangka Buya 267 orang dan Bandar Dua 929 orang. 

Baca juga: Cerita Serma Edi Ke Danrem Lilawangsa, Istri dan Ketiga Anaknya Tertimbun Longsor di Aceh Tamiang

Untuk titik pengungsi berjumlah 72 lokasi. Adalalah Panterja tujuh titik, Meureudue 26 titik, Meurah Dua 22 titik, Ulim 16 titik dan Bandar Dua empat titik. 

Untuk Kecamatan Bandar Baru tidak ada lagi pengungsi.

Sedangkan 85 rumah warga hilang dampak banjir bandang. Yaitu, 47 rumah di Meureudue dan 40 rumah di Meurah Dua. 

Rumah rusak berat 4.529 unit, meliputi empat rumah di Bandar Baru, 432 rumah di Panteraja, 72 rumah di Trienggadeng, 2.890 rumah di Meureudue, 884 rumah di Meurah Dua, 16 rumah di Ulim, 22 rumah di Jangka Buya dan 209 rumah di Bandar Dua. 

Baca juga: 4 Gajah Dikerahkan untuk Bersihkan Puing-puing Bekas Banjir di Pidie Jaya

Sementara sekolah rusak dampak banjir bandang adalah 25 TK/PAUD rusak, 61 SD, 20 SMP, delapan SMA, satu SMK, dua RA, 16 MI dan sembilan MTs. Selanjutnya, 15 masjid rusak dan 108 meunasah.  

Dana BTT Dicairkan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved