Banjir Landa Aceh
Ratusan Sekolah SD dan SMP Rusak Akibat Banjir Bandang Aceh Timur
Kerusakan pada sekolahpun bervariasi dari rusak berat hingga rusak sedang
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Subur Dani
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SRAMBINEWS.COM, IDI - Ratusan sekolah yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Timur rusak akibat diterjang banjir bandang.
Kerusakan pada sekolahpun bervariasi dari rusak berat hingga rusak sedang.
Baca juga: Polres Aceh Timur Serahkan Bantuan untuk Pengungsi, Sambut Hari Jadi Reskrim Ke-78
Data diperoleh Serambinews.com, pada Selasa (9/12/2025), bahwa 269 Sekolah itu terdiri dari 213 SD dan 59 SMP terdampak dan rusak di Aceh Timur.
"Dari total 290 SD, 213 rusak sementara 77 lagi tidak terdampak, daei 87 SMP 56, 31 lagi tidak terdampak," paparnya.
Kerusakan pada SD dan SMP juga bervariasi, mulai dari gedung sekolah rusak parah, mobile tak tersisa, toilet, dan peralatan sekolah lainnya.
Tak hanya itu ada juga gedung sekolah yang tergenang lumpur, hingga harus dibersihkan dengan traktor agar bisa kembali normal.
Baca juga: VIDEO Mobil Pengangkut Bantuan untuk Korban Banjir, Alami kecelakaan di Aceh Timur
Pantauan Serambinews.com, salah satu SD Seuneubok Tuha, Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur, tergenang lumpur dan banyak fasilitas umum rusak, mulai dari pamlet nama yang sudah roboh, dan banyaknya pohon kayu tumbang di halaman sekolahembuag akses masuk ke ruang kelas terhambat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Butami, menjelaskan bahwa ada beberapa sekolah yang belum terdata, karena akses ke sana masih belum terjangkau dan pihak Kecamatan belum memperbaharui data terkini.
Baca juga: Usai Banjir, Warga Aceh Timur Ramai-ramai Jual Emas untuk Menyambung Hidup
Namun pihaknya terus melakukan update terkini data kerusakan untuk sekolah SD dan SMP.
"Banyak sekolah rusak bahkan ratusan, saat ini data yang ada pada kita 269, ada beberapa sekolah yang belum terdata karan akses masih susah, namun kita tetap bekerja maksimal untuk pendataan ini," paparnya.
Ia melanjutkan, pendataan kerusakan terus dilakukan, data tersebut nantinya akan diserahkan ke Bupati Aceh Timur untuk disampaikan ke nasional terkait kerusakan gedung pendidikan di Aceh Timur.
Banjir di Aceh Timur ini bukan hanya bencana alam, tetapi juga pukulan berat bagi dunia yang pendidikan. Upaya rekonstruksi dan pemulihan akan membutuhkan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit. Solidaritas dan bantuan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk membantu pelajar Aceh Timur kembali bisa sekolah.(*)
Baca juga: VIDEO - Idi Aceh Timur Bangkit! Pedagang Kembali Berjualan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SEKOLAH-ACEH-TIMUR-BANJIR.jpg)