Banjir Landa Aceh
Jembatan Putus, Warga Rancong–Samuti Aman Andalkan Boat untuk Menyeberang
Sebuah boat di dekat jembatan rangka baja Rancong, Kutablang yang putus akibat banjir bandang, kini menjadi sarana utama untuk menyeberangkan
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebuah boat di dekat jembatan rangka baja Rancong, Kutablang yang putus akibat banjir bandang, kini menjadi sarana utama untuk menyeberangkan warga serta sepeda motor ke Samuti Aman dan sebaliknya.
Satu unit boat lainnya beroperasi di kawasan timur, tepatnya Desa Samuti Aman, Gandapura.
Puluhan warga setempat yang juga merupakan korban banjir bandang dua pekan lalu, turun tangan membantu proses penyeberangan.
Banyak di antara mereka yang rumahnya hilang, rusak berat, atau rusak ringan akibat bencana tersebut.
Pada Senin (8/9/2025), Serambinews.com bersama dua rekan melintas dan menyeberang dari Kutablang menuju Gandapura.
Baca juga: Warga Gampong Krueng Juli Timu Bireuen Antar Bantuan Ke Peudada
Setiba di lokasi, sejumlah warga langsung membantu menaikkan penumpang serta sepeda motor ke dalam boat.
Di sela menunggu keberangkatan, seorang warga lanjut usia bernama Sofyan, asal Samuti Aman, menceritakan bahwa rumahnya rusak dan dipenuhi lumpur akibat banjir.
“Hampir semua yang membantu di sini adalah korban banjir. Ada yang rumahnya hilang, ada yang rusak berat,” ujarnya.
Sofyan mengatakan ia ikut membantu penyeberangan demi mendapatkan sedikit penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Rumah yang ia tempati bersama istri dan lima anak rusak di bagian belakang dan masih dipenuhi lumpur. Banyak rumah warga lain di sekitarnya mengalami nasib serupa.
Dari arah seberang, warga Desa Cot Ara dan kawasan lainnya yang ikut membantu bahkan ada yang kehilangan rumah tanpa jejak.
Pasca banjir bandang, beberapa warga berinisiatif menyewa boat untuk membantu proses penyeberangan—terutama bagi warga yang ingin menjenguk keluarga. Para relawan lokal pun membantu, meski mereka sendiri adalah korban bencana.
“Ada warga yang menyewa boat. Kita bantu agar bisa dapat sedikit uang untuk kebutuhan keluarga,” kata Sofyan.
Agar kerja lebih teratur, para relawan dibagi dalam kelompok berisi 8–10 orang. Totalnya lebih dari 30 orang terlibat setiap hari.
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/boat-9ijko.jpg)