Banjir Landa Aceh
Mualem Perpanjang Status Darurat Bencana Aceh Dua Pekan ke Depan
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, memperpanjang Status Darurat Bencana Hidrometeorologi.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, memperpanjang Status Darurat Bencana Hidrometeorologi.
Hal itu ditegaskan Mualem saat meninjau jembatan ambruk di ruas jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Selasa (9/12/2025) malam.
Menurut Mualem masa darut bencana hidrometeorologi Aceh, diperpanjang hingga dua pekan ke depan.
"Kita akan perpanjang dua minggu lagi," kata Mualem ketika ditanya terkait perpanjangan masa darurat bencana.
Sebelumnya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menetapkan Status Darurat Bencana Hidrometeorologi selama 14 hari.
Terhitung 28 November sampai 11 Desember 2025.
Jika diperpanjang selama dua pekan atau 14 hari ke depan, maka Status Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, berakhir sampai 25 Desember 2025.
Baca juga: Lihat Jembatan Ambruk di Aceh Singkil, Gubernur Aceh Janji Bangun Jembatan Bailey
Gubernur Aceh Muzakir Manaf, datang ke Aceh Singkil, untuk melihat dampak banjir serta menemui korban banjir.
Ia datang mengunakan pesawat melalui bandara Syekh Hamzah Fansuri, Selasa (9/12/2025) petang.
Dari bandara, Mualem langsung meninjau jembatan ambruk di ruas jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, tepat saat magrib tiba.
Di lokasi Gubernur mengatakan segera membangun bailey atau jembatan darut di lokasi jembatan ambruk di ruas jalan menuju Singkil, ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, di Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.
"Harus secepat mungkin kita akan bangun jembatan. Jembatan sementara dulu jembatan bailey kita pasang," kata Mualem.
Menurutnya pembangunan jembatan sementara atau darut mendesak agar perjalanan masyarakat lancar.
Ia menegaskan segera meminta tim pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) secepatnya membangun.
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatan-88uhj.jpg)