Rabu, 3 Juni 2026

Listrik Padam di Aceh

Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar Padam Menyeluruh, Diduga PLTU Nagan 1 dan 2 Blackout

Pemadaman listrik total yang melanda Banda Aceh dan Aceh Besar selama tiga hari terakhir menimbulkan keresahan masyarakat dan tanda tanya besar. 

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Tribunnews.com
Pemadaman listrik total yang melanda Banda Aceh dan Aceh Besar selama tiga hari terakhir menimbulkan keresahan masyarakat dan tanda tanya besar.  

Serambinews.com pada Kamis sore melakukan upaya konfirmasi ke Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, namun belum ada jawaban hingga berita ini ditayangkan.

Upaya komifrmasi selanjutnya dilakukan melalui Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Banda Aceh, Ahmad Denri Polman.

Ia menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan upaya pengoperasian PLTU Nagan 1 dan 2.

Kedua unit pembangkit tersebut sebelumnya mengalami blackout akibat gagal sinkronisasi yang terjadi, sehingga tidak dapat mengirimkan daya ke jaringan. 

“Kondisi saat ini masih dilakukan upaya pengoperasi (PLTU) Nagan 1 dan 2, agar daya bisa di kirim paska gagal sinkronisasi,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai waktu normalisasi penuh, namun pihak PLN memastikan seluruh sumber daya tengah dikerahkan untuk memperbaiki sistem kelistrikan.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan PLN menargetkan pemulihan kelistrikan di Aceh sampai hari Minggu (14/12/2025), sehingga pasokan menuju Banda Aceh juga bisa kembali stabil pada waktu yang sama.

“Dan ini membutuhkan waktu sampai hari Minggu, di mana kami akan segera memulihkan Banda Aceh sampai hari Minggu nanti,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Sebagai langkah darurat selama lima hari masa pemulihan, PLN berupaya mendatangkan sejumlah genset dan pembangkit tambahan untuk mengurangi beban pemadaman bergilir yang saat ini mencapai sekitar 42 MW di Banda Aceh.

“Selama dalam pemulihan ini kami mengusahakan agar pemadaman bergilir yang saat ini mendekati 42 MW bisa kami kurangi, sehingga Banda Aceh dalam kondisi yang lebih baik lagi daripada kondisi hari ini,” tutur Darmawansa.

Diharapkan langkah ini mampu memperbaiki kondisi kelistrikan Banda Aceh secara bertahap.

“Kami sekali lagi mengucapkan mohon maaf yang sedalam-dalamnya,” tutup Darmawansa.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved