Listrik Padam di Aceh
Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar Padam Menyeluruh, Diduga PLTU Nagan 1 dan 2 Blackout
Pemadaman listrik total yang melanda Banda Aceh dan Aceh Besar selama tiga hari terakhir menimbulkan keresahan masyarakat dan tanda tanya besar.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar Padam Menyeluruh, Diduga PLTU Nagan 1 dan 2 Blackout
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemadaman listrik total yang melanda Banda Aceh dan Aceh Besar selama tiga hari terakhir menimbulkan keresahan masyarakat dan tanda tanya besar.
Pasca sinkroniasi listrik pada sistem transmisi Arun-Bireuen-Sigli gagal Senin (8/12/2025) malam, menyebabkan listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar padam total hingga hari ini, Kamis (11/12/2025) sore.
Akibatnya, aktivitas warga terganggu, layanan publik tersendat, dan sejumlah fasilitas penting seperti perkantoran, hingga layanan usaha mikro kecil menengah (UMKM) harus beroperasi dengan terbatas.
Padahal, listrik di Banda Aceh dan Aceh Besar sebelumnya dilakukan pemadaman bergilir akibat kurangnya pasokan.
Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa pemadaman ini berkaitan dengan kondisi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya.
PLTU 1 dan 2 dilaporkan mengalami blackout, sementara PLTU 3 dan 4 berada dalam posisi standby dan belum dapat dioperasikan karena masih menunggu pasokan daya dari jaringan transmisi Langsa–Pangkalan Brandan.
Baca juga: Listrik di Abdya Masih Padam Total, Jaringan Telekomunikasi dan Internet Lumpuh
Perbaikan pada jalur transmisi Langsa–Brandan terus dilakukan oleh tim teknis.
Hingga saat ini, informasi yang diperoleh, progres perbaikan Langsa-Brandan dilaporkan telah mencapai sekitar 64 persen.
Namun, untuk menghidupkan kembali PLTU Nagan 3 dan 4, perbaikan tersebut harus mencapai 100 persen agar jaringan bisa stabil dan aman untuk menyalurkan beban.
Menurut sumber yang diterima Serambinews.com, PLTU 1 dan 2 memang diakui terjadi blackout, yang menyebabkan Banda Aceh dan Aceh Besar padam total.
Sejumlah warga mengeluhkan kurangnya informasi resmi terkait penyebab pasti dan estimasi pemulihan listrik.
Banyak yang berharap pemerintah dan PLN memberikan penjelasan yang lebih terbuka agar masyarakat dapat memahami situasi dan bersiap menghadapi kondisi darurat ini.
Hingga kini, upaya pemulihan terus dilakukan pada jalur transmisi dan pembangkit.
Baca juga: Aceh Timur Kembali Gelap, Listrik Padam dan Sinyal Hilang
Masyarakat Aceh berharap proses perbaikan dapat dipercepat sehingga pasokan listrik kembali normal dan aktivitas warga dapat berjalan sebagaimana mestinya.
| PLN Minta Maaf Listrik di Aceh Kembali Padam pada Senin Malam, Ungkap Permasalahan yang Terjadi |
|
|---|
| PLN Lakukan Manajemen Beban di Aceh, Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatera Masih Berlangsung |
|
|---|
| GI Blangpidie Sudah Terima Tegangan Listrik, Penormalan Dilakukan Bertahap |
|
|---|
| 4,8 Juta Pelanggan Listrik di Sumatera Belum Nyala, PLN: Butuh 15-20 Jam untuk Start-up Pembangkit |
|
|---|
| Sudah 10 Jam Listrik Padam di Aceh, PLN: 17 Gardu Induk Sudah Pulih, Penormalan Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Listrik-Padam-di-Seluruh-Sumateradari-Aceh-hingga-Lampung-LRT-Palembang-Berhenti-Ditengah-Lintasan.jpg)