Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Hari Ini, Bupati Sarjani Sebarkan ASN Bersihkan Lumpur Banjir di Pidie

semua ASN dikerahkan untuk melaksanakan gotong-royong massal di kecamatan berdampak banjir lumpur.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
ASN bersama TNI membersihkan lumpur banjir di gampong Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Sabtu (13/12/2025). Hari ini Pemkab Pidie kerahkan ASN melaksanakan gotong royong bersama di gampong berdampak banjir 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, SH MH, menyebarkan ratusan Aparatur Sipil Negara atau ASN untuk membersihkan lumpur pascabanjir menerjang gampong, tanggal 26 November 2025. 

PNS disebarkan hari ini, ke Gampong Jojo, Jeim dan Meucat Adan, Kecamatan Kembang Tanjong. 

Selanjutnya, Aron Asan Kumbang, Tanjong, Puuk dan Kandang, Kecamatan Kembang Tanjong. Lalu, Sentosa, Baro Yaman dan Blang Beureuh, Kecamatan Mutiara. 

Perintah Bupati Pidie itu tertuang dalam surat Nomor 400.9.10.2/5198/2025, tentang pelaksanaan gotong royong massal.

Baca juga: Puluhan SD  Terendam Lumpur Banjir, Disdikbud Pidie Siasati Pelaksanaan Ujian

Dalam surat itu dijelaskan, antara lain masa tanggap darurat pertama telah dilakukan pembersihan terhadap fasilitas umum. 

Namun, saat ini pembersihan lingkungan  perlu dilakukan terhadap kecamatan berdampak banjir, yang membutuhkan waktu panjang untuk dilakukan pembersihan pada tanggap darurat kedua.

Makanya, semua ASN dikerahkan untuk melaksanakan gotong-royong massal di kecamatan berdampak banjir lumpur. 

ASN disebarkan pada titik yang terdampak banjir sesuai petunjuk camat dan keuchik.

Sasaran gotong-royong terhadap lumpur dan kayu terbawa banjir, yang memenuhi rumah warga. 

Baca juga: Status Darurat Bencana Diperpanjang, Bupati Pidie Desak BPBD Percepat Data Kerusakan

Selain itu, rumah yang dibersihkan ASN yang pemiliknya kurang mampu ekonomi atau warga miskin, pemilik sakit atau disabilitas.

Membawa peralatan gotong-royong

Kata Bupati Pidie, SKPK harus membawa peralatan gotong-royong antara lain, cangkul, sekop, pangki dan gerobak sorong . 

"Kita minta minimal satu rumah harus tuntas dibersihkan," kata orang nomor satu di Pidie itu. 

Dijelaskan, ASN harus melengkapi tiga foto saat melakukan pembersihan titik dampak banjir. 

Baca juga: Malam Mencekam di Blang Awe, Asiah dan Suami Lari Sambil Gendong Anak, Semua Lenyap tak Bersisa

Aktivitas foto adalah belum melakukan, sedang melakukan dan telah melaksanakan pembersihan di titik yang dibersihkan. 

"Rumah-rumah yang menjadi sasaran gotong royong telah ditetapkan, yang pembersihan dilakukan dengan melibatkan ASN di masing-masing SKPK. 

Mudah-mudahan amal baik ASN membantu masyarakat membutuhkan bantuan akan mendapat pahala dari Allah SWT," kata Bupati Pidie Sarjani.(*)

Baca juga: Jalan Nasional Keumala - Meulaboh Terbelah Hingga Turun ke Bawah, Kini Dipasang Police Line

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved