Listrik Padam di Aceh
UPDATE Listrik di Aceh, 2 Tower Darurat Brandan-Langsa Hampir Rampung, Begini Tahap Selanjutnya
Dua tower emergency tersebut sangat krusial untuk memulihkan kembali interkoneksi sistem kelistrikan Sumatera–Aceh yang terputus akibat bencana alam.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
UPDATE Listrik Aceh, 2 Tower Darurat Brandan-Langsa Hampir Rampung, Begini Tahap Selanjutnya
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim Humas PLN UID Aceh menyampaikan perkembangan terkini upaya pemulihan sistem kelistrikan Aceh pascabencana.
Hingga Minggu (14/12/2025) pukul 15.00 WIB, pembangunan dua tower emergency transmisi pada jalur Pangkalan Brandan–Langsa telah memasuki proses penyelesaian akhir.
Dalam keterangan resmi ke Serambinews.com, PLN Aceh menjelaskan bahwa progres pembangunan tower emergency saat ini masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.
Kondisi cuaca ekstrem serta medan yang sulit di lokasi pembangunan menjadi tantangan utama yang mempengaruhi kecepatan penyelesaian pekerjaan.
“Progres pembangunan dua Tower Emergency Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa menuju proses penyelesaian akhir. Saat ini terkendala karena kondisi ekstrim di lokasi pembangunan tower emergency,” ujarnya.
Baca juga: Telepon PLN, Wali Kota Banda Aceh Illiza Luapkan Kekecewaan soal Listrik: Engga Ada Harapan
Dua tower emergency tersebut sangat krusial untuk memulihkan kembali interkoneksi sistem kelistrikan Sumatera–Aceh yang terputus akibat bencana alam.
Terputusnya jalur transmisi ini menjadi penyebab utama terganggunya pasokan listrik di sebagian besar wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir.
Setelah interkoneksi Sumatera–Aceh berhasil dipulihkan, PLN akan melanjutkan tahapan berikutnya, yakni proses penyalaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya Unit 2, Unit 3, dan Unit 4.
Penyalaan pembangkit dilakukan secara bertahap guna memastikan kestabilan sistem.
PLN menargetkan aliran listrik dapat kembali disalurkan ke seluruh wilayah Aceh, mencakup 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi.
Namun demikian, proses pemulihan akan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian untuk memastikan sistem kelistrikan beroperasi secara stabil dan aman bagi masyarakat.
“Pemulihan dilakukan bertahap dan hati-hati untuk memastikan listrik stabil dan aman,” terangnya.
Tim Humas PLN UID Aceh menegaskan, seluruh sumber daya telah dikerahkan secara maksimal untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh.
Personel teknis terus bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah demi memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.
| PLN Minta Maaf Listrik di Aceh Kembali Padam pada Senin Malam, Ungkap Permasalahan yang Terjadi |
|
|---|
| PLN Lakukan Manajemen Beban di Aceh, Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatera Masih Berlangsung |
|
|---|
| GI Blangpidie Sudah Terima Tegangan Listrik, Penormalan Dilakukan Bertahap |
|
|---|
| 4,8 Juta Pelanggan Listrik di Sumatera Belum Nyala, PLN: Butuh 15-20 Jam untuk Start-up Pembangkit |
|
|---|
| Sudah 10 Jam Listrik Padam di Aceh, PLN: 17 Gardu Induk Sudah Pulih, Penormalan Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kantor-PLN-UID-Aceh-PLN-Aceh.jpg)