Banjir Landa Aceh
Tim BNPB dan Kementerian PU Kunjungi Beutong Ateuh, Bupati TRK Minta Percepat Rehab dan Rekon
Tim BNPB dan Kementerian PU meninjau Beutong Ateuh Nagan Raya yang merupakan daerah diterjang banjir bandang pada Minggu (14/12/2025)
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Tim BNPB dan Kementerian PU meninjau Beutong Ateuh Nagan Raya yang merupakan daerah diterjang banjir bandang pada Minggu (14/12/2025).
Kedatangan tim dari pusat itu disambut Bupati Nagan Raya Dr TR Keumangan SH MH bersama Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang dan Plt.Sekda Zulkifli seta Kalak BPBD Irfanda Rinadi.
Tim tersebut Deputi IV Rehab Rekon BNPB Jarwansah MAP MM dan Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Kementerian PU untuk Aceh Ir Tabrani ST MT.
Dalam peninjauan itu, tim pusat melihat berbagai fasilitas publik dan rumah masyarakat yang hancur serta menemui masyarakat korban banjir bandang yang kini mengungsi.
Baca juga: PAPDI Cabang Aceh Gelar Pengobatan Massal Bagi Korban Banjir Bandang di Beutong Ateuh Nagan
Sesuai data terdapat 250 rumah hancur di Beutong Ateuh, masjid dan 2 sekolah jatuh ke sungai serta fasilitas publik lain seperti jembatan rangka baja, pos TNI dan Polri serta lainnnya.
Bupati Nagan Raya TR Keumangan yang akrab disapa TRK meminta kepada Deputi IV untuk mempercepat rehap rekon kawasan Beutong Ateuh Banggalang.
"Termasuk percepatan pembangunan Jembatan Beiley sebagai jembatan pengganti sementara karena jembatan rangka baja putus sehingga akses transportasi darat dari barat selatan ke wilayah tengah bisa kembali lancar," kata TRK.
Sementara Deputi IV Rehab Rekon BNPB Jarwansyah mengatakan, jalan lintas Beutong Ateuh mempunyai peran strategis dalam upaya membuka akses untuk membantu masyarakat Aceh tengah dan Bener Meriah serta Gayo lues.(*)
Baca juga: VIDEO Haji Uma Tinjau Rekonstruksi Jalan di Beutong Ateuh Banggalang
| Warga Lubuksidup, Aceh Tamiang Mulai Direlokasi ke Huntara |
|
|---|
| Safrizal Minta Pembangunan Jembatan Dikebut |
|
|---|
| Tamiang Butuh Rp 500 M untuk Perbaiki Tambak |
|
|---|
| Sempat Banjir Susulan, Kabdisdik Wilayah Aceh Utara Instruksikan Sekolah Gotong Royong |
|
|---|
| Kejar Ketertinggalan Belajar Pascabanjir, Murid SD di Aceh Tamiang Belajar Metode Berhitung Gasing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-BNPB-dan-Kementerian-PU-mendatangi-Beutong-Ateuh-Nagan-Raya.jpg)