Banjir Landa Aceh
Terus Bertambah, Korban Meninggal Bencana Banjir Aceh Capai 430 Jiwa
Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh terus bertambah.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh terus bertambah.
Menurut data terakhir dari Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Aceh yang diupdate pada Minggu (14/12/2025) pukul 19.00 WIB, tercatat jumlah korban meninggal dunia saat ini mencapai 430 orang.
“Laporan pemantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh korban meninggal dunia mencapai 430 orang dan hilang 32 orang,” kata Juru Bicara Posko Komando, Murthalamuddin.
Menurut Murthalamuddin, bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut mencakup 225 kecamatan dan 3.678 gampong.
Serta korban terdampak terdata 518.724 kepala keluarga (KK) atau 1.984.018 jiwa.
Selain korban meninggal dan hilang, juga terdapat 3.845 orang mengalami luka ringan dan 474 lainnya luka berat.
Baca juga: Banpres Rp 92 M Masuk Kas Daerah, Pemda Wajib Gerak Cepat Realisasikan Belanja Penanganan Banjir
Baca juga: UPDATE Listrik di Aceh, 2 Tower Darurat Brandan-Langsa Hampir Rampung, Begini Tahap Selanjutnya
“Hingga kini, tim gabungan masih melakukan evakuasi, distribusi bantuan, serta pencarian korban hilang di lapangan,” katanya.
Sementara itu, lanjut dia, jumlah pengungsi saat ini tercatat 2.185 titik pengungsian dengan total 129.794 kepala keluarga atau 474.962 jiwa yang harus meninggalkan rumah mereka.
Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya juga dilaporkan sangat signifikan.
Ratusan badan jalan rusak
Tercatat kerusakan pada 258 unit perkantoran, 287 unit tempat ibadah, 305 unit sekolah, 206 rumah sakit dan puskesmas, dan 431 unit pondok pesantren.
Pada sektor transportasi, musibah banjir dan tanah longsor ini juga tercatat merusak 461 titik badan jalan dan 332 titik jembatan.
“Kemudian kerusakan harta benda meliputi 164.906 unit rumah, 186.868 ekor ternak, 89.337 hektare sawah, 21.860 hektare kebun, dan 40.328 hektare tambak,” pungkasnya.
Baca juga: Korban Banjir di Aceh Timur Tepati Terpal yang Tidak Layak, Tenda Bantuan Tak Kunjung Datang
Baca juga: Haji Uma Minta Pemerintah Tangani Banjir Sampai Tuntas, Segera Siapkan Hunian Sementara
| Pemkab Sosialisasi Dana Stimulan Bagi Korban Banjir Bandang di Bandarpusaka |
|
|---|
| Diterjang Banjir Puluhan Dapur Bata di Bireuen Hancur, Warga Menjerit Minta Dukungan Pemerintah |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Mobil Terjebak |
|
|---|
| Empat Bulan Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-warga-ini-direkam-di-Aceh-Tamiang_banjir-2025.jpg)