Banjir Landa Aceh
Bupati Abdya Safaruddin Ajak Semua Pihak Saling Support untuk Pulihkan Aceh Pasca Bencana
saat ini kondisi Aceh sedang tidak baik-baik saja. Maka saling menguatkan adalah kunci untuk saling bangkit bersama.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin SSos MSP mengajak semua pihak saling support untuk pulihkan Aceh pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Serambi Mekkah.
Ia mengatakan, saat ini kondisi Aceh sedang tidak baik-baik saja. Maka saling menguatkan adalah kunci untuk saling bangkit bersama.
"Tentu dalam kondisi Aceh seperti saat ini, kita semua perlu saling support. Yang perlu kita sadari bahwa setiap ujian dari Allah itu ada hikmahnya," kata Safaruddin, kepada Serambinews.com, Selasa (16/12/2025).
Sebagai pemimpin daerah, ia menyadari bahwa efek bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh juga ikut berimbas hingga ke Abdya.
"Pengisian BBM antre, LPG langka, listrik padam, jaringan telekomunikasi dan internet juga lumpuh.
Semua kesusahan, semua merasakan ego dan juga emosional. Kemudian, kita menuntut pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan yang cukup prima," ujarnya.
Baca juga: Ketua Asklin Aceh Soroti PLN, Listrik Padam Berkepanjangan Ganggu Layanan Kesehatan Secara Serius
"Di tengah kondisi yang sangat krisis, kita menyalahkan Presiden, DPR, Gubernur, Bupati dan semua stakeholder pemerintahan. Tanpa kita sadari, semua juga sedang bekerja.
Semuanya tidak juga dalam keadaan berleha-leha dengan apa yang kita hadapi hari ini," tambah Safaruddin.
Menurut Safaruddin, keresahan dan juga apa yang menjadi hambatan di Abdya ini tidak sebanding dengan ujian yang Allah berikan kepada masyarakat Aceh Tamiang, Bireun, Pidie Jaya, Aceh Utara, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh yang berdampak langsung dari bencana tersebut.
"Dua hari lalu saya ke Langkahan, disana aksesnya tidak bisa menggunakan kendaraan, mereka lapar, tidak punya beras dan makanan.
Selain itu, mereka tidak bisa berobat, hampir seluruh tubuh mereka terluka, tidak ada yang bisa berbuat apa-apa, tapi mereka tidak mengeluh.
Baca juga: BREAKING NEWS - Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Demo di DPRA, Minta Pusat Tetapkan Bencana Nasional
Kehadiran orang-orang untuk memberikan bantuan merupakan sebuah keberkahan bagi mereka, termasuk bantuan yang pemerintah dan masyarakat Abdya kirimkan untuk mereka," ucap Safaruddin.
Di Aceh Tamiang, kata Safaruddin, pemerintahannya lumpuh, rumah-rumah masyarakat lenyab dihantam banjir bandang, bahkan ada yang kehilangan nyawa.
"Maka cukup bagi kita masyarakat Abdya untuk mengeluh. Harapan besar kita adalah sabar, semua sedang bekerja, semua sedang dalam ujiannya masing-masing.
Allah menjanjikan kabar gembira bagi mereka yang sabar," ucap Safaruddin.
Ia mengingatkan hendaknya masyarakat bersyukur apa yang diberikan Allah untuk Abdya.
Keberkahan yang di dapatkan hari ini, yaitu terhindar dari mara bahaya, dan apa yang sedang dirasakan tak sebanding yang dihadapi oleh masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Baca juga: Pemerintah Abdya Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama 2025, Ini Nama-namanya
"Misalnya di Beutong Ateuh dan Gayo Lues. Jangankan BBM, hidup untuk makan susah, bahkan rumah mereka sudah tidak ada lagi," ujarnya.
"Saya saksi mata dan sejarah, hampir setiap kabupaten/kota yang terkena bencana yang saya datangi, saya lihat kondisinya.
Ujian kita belum seberapa dan tak sebanding dengan apa yang dihadapi oleh masyarakat yang terkena bencana hari ini," kata Safaruddin.
Ia mengajak kepada seluruh masyarakat Abdya untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan, serta melaksanakan shalat lima waktu, memohon dan berserah diri kepada Allah SWT.
"Hari ini mungkin Abdya dengan kelangkaan BBM, LPG dan juga listrik masih padam, kita tidak tahu kedepan seperti apa rencana Allah.
Mudah-mudahan kita dijauhkan dari mara bahaya dan juga bencana besar yang mungkin kita menunggu giliran.
Saya meminta kepada semua stakeholder, para camat, kepala SKPK agar setiap saat selalu bersiap siaga terhadap bencana yang akan kita hadapi," pintanya.
Baca juga: Listrik Padam, Internet Lumpuh, CPNS Bawaslu Abdya Ikuti Ujian Latsar dan Prajab di Warung Kopi
Memberi harapan kepada masyarakat
Selain itu, ia juga minta dukungan kepada Forkopimda untuk bisa sama-sama saling berupaya agar Pemerintahan Abdya bisa terus berjalan untuk melayani dan juga memberikan harapan serta perhatian kepada masyarakat.
Sebagai upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kelangkaan LPG, kata Safaruddin, ia telah menghubungi langsung Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga dan juga Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.
"Insya Allah, dari komunikasi yang kita lakukan, pihak Pertamina Patra Niaga juga akan terus mengoptimalkan pengiriman LPG di seluruh Aceh, termasuk ke Abdya.
Kami meminta masyarakat agar tetap bersabar, saling support, dan mendoakan, sehingga kondisi ini segera pulih," pungkas Safaruddin. (*)
Baca juga: Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Kemudikan Truk Jemput Bantuan Korban Banjir ke Medan
| Bupati Bireuen Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap |
|
|---|
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Barat-Daya-Abdya-Safaruddin_20251216.jpg)