Banjir Landa Aceh
Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana
"Kami berharap alat berat ini nantinya bisa tetap digunakan di Aceh Tengah dan tidak ditarik kembali.” HAILI YOGA, Bupati Aceh Tengah
Ringkasan Berita:
- Mendagri Tito Karnavian merespons cepat permohonan alat berat yang diajukan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga
- Selain mengirimkan total 7 unit alat berat dan 14 truk jungkit, pemerintah pusat juga menanggung seluruh biaya operasional di lapangan
- ami berharap alat berat ini nantinya bisa tetap digunakan di Aceh Tengah dan tidak ditarik kembali
"Kami berharap alat berat ini nantinya bisa tetap digunakan di Aceh Tengah dan tidak ditarik kembali.” HAILI YOGA, Bupati Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons cepat permohonan alat berat yang diajukan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga. Bantuan tersebut untuk mendukung percepatan penanganan dan pemulihan wilayah itu pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah dataran tinggi Gayo.
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut konkret atas permohonan langsung yang disampaikan Haili kepada Mendagri yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Aceh dan Sumatera.
Bantuan logistik berupa armada itu dinilai penting mengingat kondisi geografis Aceh Tengah. Hingga pertengahan Mei ini, akses jalan di sejumlah wilayah di Aceh Tengah masih lumpuh akibat longsor dan genangan banjir.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga didampingi Wakil Bupati Muchsin Hasan, Selasa (19/5/2026), menyampaikan apresiasi atas perhatian besar dari pemerintah pusat. Kehadiran bantuan ini dinilai sangat tepat waktu karena besarnya skala dampak bencana di tingkat tapak.
"Hari ini kami kedatangan tim dari Kemendagri terkait bantuan penanganan pascabencana. Bantuan yang diberikan berupa 14 unit dump truk, 4 unit ekskavator dan 3 unit backhoe loader. Kami juga baru saja menyelesaikan rapat bersama 42 desa terdampak bencana yang memang sangat membutuhkan alat-alat ini," kata Haili.
Selain mengirimkan total 7 unit alat berat dan 14 truk jungkit, pemerintah pusat juga menanggung seluruh biaya operasional di lapangan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan tenaga operator serta alokasi bahan bakar minyak (BBM) selama masa pemulihan bencana berlangsung, sehingga pemda dapat langsung mengoperasikannya tanpa kendala anggaran taktis.
Mengingat wilayah Aceh Tengah hampir setiap hari dihadapkan pada ancaman longsor dan banjir, Haili berharap armada bantuan ini tidak bersifat sementara.
Pemerintah daerah berharap alat berat tersebut dapat dihibahkan atau disiagakan secara permanen di Aceh Tengah untuk mengantisipasi kedaruratan di masa mendatang. "Kami berharap alat berat ini nantinya bisa tetap digunakan di Aceh Tengah dan tidak ditarik kembali karena kondisi daerah kami memang sangat membutuhkan secara kontinu. Ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah pusat hadir untuk masyarakat Aceh Tengah," ujar Haili.(am)
Banjir Landa Aceh
Mendagri Kirim 7 Alat Berat untuk aceh tengah
Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana
mendagri Tito Karnavian
Bupati Haili Yoga
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BUPATI-ACEH-TENGAH-Drs-Haili-Yoga-MSi.jpg)