Minggu, 12 April 2026

Listrik Padam di Aceh

Jalur Interkoneksi Pulih, Dalam 48 Jam ke Depan Listrik Aceh Diperkirakan Bakal Normal Kembali

"Setelah interkoneksi aman, kami masuk ke pengoperasian pembangkit agar pasokan yang dihasilkan benar-benar optimal dan dapat menopang sistem,"

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
DOk PLN.
ILUSTRASI - Ilustrasi petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik. PLN menuntaskan pemulihan jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB. 

Jalur Interkoneksi Pulih, Dalam 48 Jam ke Depan Listrik Aceh Diperkirakan Bakal Normal Kembali

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PLN menuntaskan pemulihan jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Rabu (17/12/2025) pukul 13.30 WIB.

Pemulihan jalur ini menandai akan berakhirnya isolasi sistem kelistrikan Aceh selama 21 hari terakhir dari sistem interkoneksi Sumatera pascabencana banjir dan longsor. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan transmisi Pangkalan Brandan–Langsa merupakan tulang punggung sistem kelistrikan Sumatra–Aceh. 

Oleh sebab itu, keberhasilan pemulihan jalur tersebut membuka jalan bagi pemulihan pasokan listrik secara menyeluruh di Aceh.

“Jalur ini menjadi backbone interkoneksi Sumatra–Aceh, sehingga pemulihannya membuka jalan bagi tahapan lanjutan pemulihan sistem secara menyeluruh,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Rabu (17/12/2025), dilansir dari Kontan.co.id.

PLN menyampaikan bahwa setelah interkoneksi aman, tahapan selanjutnya adalah pengoperasian pembangkit listrik, khususnya PLTU Nagan Raya Unit 2, 3, dan 4. 

Baca juga: UPDATE Listrik di Aceh, PLN: Penyambungan Kabel Tower Brandan-Langsa Sukses, Arus Siap Dialirkan

Proses ini membutuhkan waktu sekitar 48 jam karena harus melalui tahapan pemanasan unit, sinkronisasi dengan sistem, serta pengujian untuk memastikan pembangkit beroperasi secara optimal dan andal.

“Pemulihan kelistrikan harus dilakukan berurutan. Setelah interkoneksi aman, kami masuk ke pengoperasian pembangkit agar pasokan yang dihasilkan benar-benar optimal dan dapat menopang sistem secara andal,” kata Darmawan.

Selanjutnya, pasokan listrik akan disalurkan secara bertahap melalui 20 gardu induk, 558 penyulang, dan 15.717 gardu distribusi yang melayani wilayah Aceh. 

Hingga kini, lebih dari 1.600 petugas PLN masih disiagakan untuk memastikan proses pemulihan berjalan aman.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan masyarakat, mengingat di sejumlah wilayah masih terdapat genangan air dan lumpur sehingga penormalan jaringan harus dilakukan secara hati-hati.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Aceh agar seluruh tahapan pemulihan kelistrikan dapat diselesaikan dengan aman dan cepat,” tutup Darmawan.

Masyarakat diminta untuk bersabar selama proses normalisasi berlangsung.

Perkembangan terbaru terkait pemulihan kelistrikan Aceh akan terus disampaikan melalui kanal resmi PLN.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS 

Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved