Berita Banda Aceh
Elemen Sipil Lakukan Aksi Pengibaran Bendera Putih di Depan Masjid Raya
Aksi pengibaran bendera putih itu dilakukan buntut kekecewaan terhadapa penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Desak Penetapan Status Darurat Bencana Nasional
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Peduli Bencana Sumatera melakukan aksi demonstrasi dengan pengibaran bendera putih di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (18/12/2025).
Aksi pengibaran bendera putih itu dilakukan buntut kekecewaan terhadapa penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh. Mereka menilai penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh perlu penanganan cepat dan segera.
Dalam aksi tersebut terdapat sejumlah spanduk yang bertuliskan agar Pemerintah Pusat 'Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional' atas bencana ekologis yang melanda Aceh.
Bendera putih yang dikibarkan agar Pemerintah perlu hadir dalam kebijakan nyata. Pemerintah juga didesak agar membuka akses terhadap komunitas nasional agar memberikan bantuan.
Pasalnya dalam peristiwa bencana ekologis yang mrlsnda sumatera, korban jiwa sudah meniliau 1.059 orang. Ratusan ribu rumah masyarakat rusak akibat bencana yang terjadi.
Dalam aksi itu presiden dan pemerintah pusat diminta untuk tidak mengabaikan atas korban bencana. Tetapkan bencana nasional untuk sumatera.
Baca juga: Aceh Masih Terisolasi, Jubir Pemprov Sebut Prabowo Terima Laporan Bencana Tak Sesuai Fakta
Gubernur Mualem soal Warga Aceh Ramai Kibarkan Bendera Putih
Aksi pengibaran bendera putih sebagai simbol menyerah menghadapi bencana, dalam beberapa hari ini marak terjadi di berbagai wilayah di Aceh.
Fenomena tersebut menuai sorotan publik dan memunculkan berbagai spekulasi terkait makna dan tujuan di balik aksi yang begitu masif tersebut.
Menanggapi hal itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem mengaku tidak mengetahui maksud pengibaran bendera putih tersebut.
Ia menyatakan belum pernah menerima informasi ataupun laporan terkait aksi tersebut.
“Saya tidak terkopi itu, apa maksud mereka? Yang itu di luar jangkauan kita,” kata Mualem, saat diwawancarai usai menerima bantuan kemanusiaan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (16/12/2025).
Mualem menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa pihak yang menginisiasi aksi tersebut.
Ia juga menilai pengibaran bendera putih tersebut bukan bagian dari kebijakan ataupun arahan pemerintah.
| Merantau sejak Usia 14 Tahun, Kembali karena Deportasi |
|
|---|
| Kasus Live TikTok Asusila ke Jaksa |
|
|---|
| Temui Kejati, ISNU Aceh Bahas Penguatan Edukasi Hukum |
|
|---|
| UIN Ar-Raniry dan Masyarakat Sipil Aceh Perkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Aksi Iklim |
|
|---|
| SMA Negeri Modal Bangsa Wakili Aceh di Ajang International Basketball Tournament by The Cage |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Elemen-sipil-melakukan-aksi-demonstrasi-dengan-pengibaran-bendera-putih.jpg)