Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Jaya

Harga TBS Sawit di Aceh Jaya Mulai Turun, Ini Harga di PKS dan Pengepul

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kabupaten Aceh Jaya kompak menurunkan harga beli TBS kelapa sawit.

Penulis: Riski Bintang | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com
MEMUAT TBS SAWIT - Petani di Aceh Jaya memuat TBS kelapa sawit ke mobil di salah satu kebun baru-baru ini. 
Ringkasan Berita:
  • Harga TBS sawit di Aceh Jaya mengalami penurunan signifikan. Sejumlah PKS kini membeli TBS di kisaran Rp2.600–Rp2.690 per kilogram dan hampir menyentuh Rp2.500 per kilogram.
  • Penurunan harga sawit membuat petani kecewa karena tidak diiringi turunnya harga pupuk dan kebutuhan perawatan kebun yang masih mahal.
  • Di tingkat pengepul, harga TBS lebih rendah lagi, sekitar Rp2.300 per kilogram, setelah dipotong biaya transportasi dan bongkar muat.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit mulai menunjukkan penurunan yang signifikan.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di kabupaten Aceh Jaya kompak menurunkan harga beli TBS kelapa sawit.

Saat ini sejumlah PKS membeli TBS masyarakat dengan harga Rp2.690 per kilogram dan harga terendah Rp2.600 per kilogram.

Kondisi ini tentu membuat sejumlah petani merasa kecewa mengingat penurunan harga sawit tidak dibarengi dengan penurunan harga pupuk dan berbagai macam kebutuhan pertanian lainnya.

"Sekarang harga sawit mulai menunjukan penurunan, dan saat ini sudah hampir menyentuh harga 2.500 per kilogram  di tingkat PKS," jelasnya Habibi salah satu petani sawit.

"Penurunan ini membuat para petani berat, karena harga kebutuhan untuk perawatan kebun masih mahal dan tidak pernah turun," tambahnya.

Baca juga: Pascabanjir, Harga TBS Kelapa Sawit di Nagan Raya Turun, PMKS Tertinggi Beli Rp 2.790 per Kg

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Serambinews.com, harga beli sawit ditingkat pengepul masih sangat rendah, bahkan terpaut Rp400 per kilogram dari harga yang ditetapkan sejumlah PKS.

Pengepul, Nasir menyebutkan, dirinya saat ini menampung sawit masyarakat Rp2.300 per kilogram.

"Kita harga segitu belum termasuk dengan biaya yang dikeluarkan lainnya lagi, seperti biaya transportasi, biaya muat dan biaya bongkar," tandasnya.

"Harapan kita tentu harga ini dapat naik, jangan turun lagi, agar petani dapat sejahtera," tutupnya. (*)
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved