Longsor di Aceh Timur
Ringankan Mobilitas Warga, Angkutan Gratis Peureulak-Peunaron Mulai Beroperasi
BPTD Kelas II Aceh menjelaskan, pengoperasian angkutan ini bersifat sementara hingga proses perbaikan jalan menuju Lokop rampung dilakukan.
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Ringankan Mobilitas Warga, Angkutan Gratis Peureulak–Peunaron Mulai Beroperasi
SERAMBINEWS.COM- Pemerintah kembali menghadirkan solusi transportasi bagi masyarakat terdampak bencana.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur resmi meluncurkan layanan angkutan darat gratis untuk warga, khususnya yang melintas di wilayah terdampak longsor.
Program ini dihadirkan sebagai bentuk respon cepat pemerintah dalam membantu mobilitas masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi pasca kerusakan infrastruktur jalan.
Sejumlah ruas jalan utama yang menghubungkan kawasan pedalaman mengalami longsor, sehingga menghambat aktivitas harian warga, termasuk distribusi logistik dan akses layanan publik.
Baca juga: Bawa Bantuan dan Tim Medis, Kak Na dan Mukarramah Sambangi Blang Seunong di Pedalaman Aceh Timur
Layanan angkutan gratis ini melayani rute Terminal Peureulak – Peunaron, dengan titik keberangkatan dari Terminal Peureulak.
Bus diberangkatkan setiap hari pukul 08.00 WIB, dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam, menyesuaikan kondisi jalan yang saat ini masih mengalami kerusakan di beberapa titik.
BPTD Kelas II Aceh menjelaskan, pengoperasian angkutan ini bersifat sementara hingga proses perbaikan jalan menuju Lokop rampung dilakukan.
Untuk saat ini, bus hanya melayani perjalanan hingga Peunaron demi menjaga keselamatan penumpang dan kru, mengingat kondisi jalan menuju Lokop masih belum sepenuhnya layak dilalui.
Program angkutan gratis ini disambut positif oleh masyarakat.
Baca juga: Kondisi Terkini Listrik di Aceh Timur, 27 Desa Lagi Masih Padam
Kehadiran bus tanpa biaya dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini mengandalkan transportasi darat untuk keperluan bekerja, berdagang, maupun mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.
Selain memberikan kemudahan akses, layanan ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menjaga roda perekonomian masyarakat tetap berjalan di tengah keterbatasan pasca-bencana.
Dengan adanya angkutan gratis, warga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait operasional bus, BPTD dan Dinas Perhubungan Aceh Timur menyediakan kontak resmi yang dapat dihubungi
Informasi lapangan dapat diperoleh melalui Bakri (Sopir) di nomor 0813 6046 9522, serta Dedek dari Dishub Aceh Timur di nomor 0821 7763 0077.
Pemerintah berharap layanan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta menjadi solusi sementara hingga infrastruktur jalan kembali pulih sepenuhnya.
Baca juga: Korban Banjir di Aceh Timur Bertambah 55 Orang Meninggal Dunia, 596 Jiwa Luka-luka
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bptd_aceh.jpg)