Berita Banda Aceh
Harga Semen di Aceh Naik Tak Wajar, Mualem Perintahkan Pengawasan Ketat
Kebijakan ini diambil setelah banyaknya laporan masyarakat terkait kenaikan harga semen di tengah kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memerintahkan pengawasan ketat harga dan distribusi semen setelah laporan lonjakan harga tidak wajar di tengah bencana banjir.
- Disperindag Aceh dan Semen Andalas memastikan pabrik tidak menaikkan harga; kenaikan dipicu terhentinya produksi akibat listrik padam.
- Pemerintah Aceh menegaskan tidak akan menolerir spekulasi harga, meminta distributor dan pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan, serta akan menindak tegas pelanggaran.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, memerintahkan pengawasan ketat terhadap peredaran dan harga semen di pasaran menyusul lonjakan harga yang dinilai tidak wajar dalam beberapa hari terakhir.
Kebijakan ini diambil setelah banyaknya laporan masyarakat terkait kenaikan harga semen di tengah kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh.
“Dalam dua hari ini, Gubernur banyak menerima laporan dari masyarakat bahwa kenaikan harga semen sudah tidak wajar,” kata Mualem melalui Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, Sabtu (20/12/2025).
MTA menjelaskan, dalam laporan yang diterima Pemerintah Aceh, harga semen di tingkat toko mengalami kenaikan signifikan, dari harga normal Rp62.000–Rp64.000 per sak menjadi Rp70.000–Rp80.000 per sak.
“Bahkan, di beberapa kabupaten/kota, harga semen dilaporkan menembus Rp90.000 per sak,” ujarnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, kata MTA, gubernur sudah menginstruksikan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait untuk segera berkoordinasi dengan pihak produsen, distributor, dan instansi pengawas guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok semen di pasaran.
Baca juga: Jadi Korban Banjir Aceh Tamiang, Ibu-Ibu Ini Justru Masih Pikirkan Gaza: Kami Makan, di Sana Peluru
Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh serta komunikasi dengan manajemen Semen Andalas, diketahui bahwa tidak ada kebijakan kenaikan harga dari pihak pabrik.
Pihak Andalas Lhoknga, kata MTA, juga menjelaskan bahwa selama bencana banjir yang mengakibatkan matinya listrik, mereka terhenti produksi disebabkan tidak memiliki genset sebagai alternatif cadangan.
“Mereka memprediksi bahwa kenaikan harga yang dilakukan oleh toko-toko kemungkinan disebabkan oleh terhentinya produksi,” ujarnya.
Diketahui, saat ini produksi Semen Andalas telah kembali berjalan. Proses pengepakan dan distribusi juga telah dilakukan sejak Senin malam, dengan sekitar 700 ton semen sudah disalurkan ke pasar.
Kapasitas produksi pabrik mencapai 5.000 ton per hari dan terus dioptimalkan untuk menormalkan pasokan.
MTA menegaskan, sesuai instruksi Mualem bahwa pengawasan harga semen akan diperketat agar tidak terjadi praktik spekulasi maupun permainan harga, terutama dalam situasi darurat yang sedang dihadapi masyarakat.
Baca juga: Ringankan Mobilitas Warga, Angkutan Gratis Peureulak-Peunaron Mulai Beroperasi
Ia meminta seluruh pihak, termasuk distributor dan pedagang, untuk tidak mengambil keuntungan berlebihan yang dapat memberatkan rakyat.
Pemerintah Aceh, lanjut MTA, juga memastikan akan terus memantau perkembangan harga semen di seluruh daerah serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat.
“Gubernur berharap agar pihak-pihak terkait melakukan pengawalan jaminan harga semen demi masyarakat luas, apalagi rakyat sedang menghadapi bencana yang begitu besar.
Kepada pihak Semen Indonesia agar pro-aktif dalam menyikapi persoalan ini,” pintanya. (*)
| Masuk Kategori Desil 8 Plus, Ini Cara Sanggahnya Agar Tetap Dapat Jaminan JKA dari Pemerintah Aceh |
|
|---|
| Optimalisasi Lahan HGU Jadi Strategi Satgas PPR Percepat Huntap |
|
|---|
| Masuk Kategori Desil 8 Plus Saat Cek Status JKA, Apakah Bisa Disanggah Jika Tak Sesuai Kondisi? |
|
|---|
| PKB Aceh Gelar Muscab Serentak Mulai Besok, Bireuen Jadi Pembuka, Cek Jadwalnya |
|
|---|
| Besok, PKB se-Aceh Mulai Gelar Muscab, Diawali dari Bireuen, Ini Jadwalnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-MTA-Soal-Listrik-Padam.jpg)