Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

Pemadaman Listrik Bikin Harga Semen Meroket di Aceh, Kini Pabrik Pacu Distribusi

Pemadaman Listrik Bikin Harga Semen Meroket di Aceh, Kini Pabrik Pacu Distribusi terkait lonjakan harga semen

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA. 

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam beberapa hari terakhir, warga Aceh dikejutkan lagi dengan naiknya harga semen di pasaran.

Setelah sebelumnya warga mengalami kesulitan BBM dan LPG.

Kondisi itu mendapatkan respons dari Pemerintah Aceh.

Mereka menyoroti kenaikan harga semen di pasaran yang dinilai sudah tidak wajar dalam beberapa hari terakhir.

Pemadaman Listrik Bikin Harga Semen Meroket di Aceh, Kini Pabrik Pacu Distribusi terkait lonjakan harga semen yang memberatkan, terutama di tengah kondisi daerah yang sedang menghadapi bencana.

Baca juga: 6 Makanan Penangkal Stres yang Bantu Stabilkan Suasana Hati

Menindaklanjuti laporan tersebut, Gubernur Aceh langsung memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pihak, khususnya produsen semen di Aceh.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh juga melakukan pemantauan langsung ke lapangan.

"Hasil pantauan memanah menunjukkan adanya kenaikan harga semen di tingkat toko," ujar Muhammad MTA, Sabtu (20/12/2025).

Harga semen yang sebelumnya berada di kisaran Rp 62 ribu hingga Rp64 ribu per sak, kini melonjak menjadi Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per sak. 

Bahkan, di beberapa kabupaten dan kota, harga semen dilaporkan mencapai Rp90 ribu per sak.

Namun, kata Muhammad MTA, berdasarkan hasil komunikasi Pemerintah Aceh dengan General Manager Semen Andalas, ditegaskan bahwa tidak ada kebijakan kenaikan harga dari pihak produsen.

Pihak Semen Andalas Lhoknga menjelaskan bahwa sempat terjadi penghentian produksi akibat bencana banjir yang menyebabkan padamnya aliran listrik. 

Kondisi tersebut diperparah karena pabrik tidak memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan.

Sejak malam sebelumnya, produksi Semen Andalas kembali berjalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved