Banjir Landa Aceh
Bendera Putih Berkibar di Lamno Sebagai Bentuk Kecewa pada Pemerintah
Pengibaran bendera ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan rakyat kepada pemerintah pusat atas lambannya penanganan bencana
Ringkasan Berita:
- Masyarakat Kecamatan Jaya, Aceh Jaya mengibarkan bendera putih disepanjang jalan nasional Meulaboh-Banda Aceh
- Pengibaran bendera ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan rakyat kepada pemerintah pusat atas lambannya penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor
- Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur publik, tapi menelan korban jiwa dalam jumlah banyak, terputus akses jalan dan komunikasi, serta kurangnya pasokan makanan
“Saya sangat mendukung, apabila perlu seluruh Aceh Jaya naikkan bendera putih ini, agar negara tahu betapa sakitnya kita atas penanganan bencana yang dilakukan oleh negara.” Abdullah, Warga Lamno
SERAMBINEWS.COM, CALANG – Masyarakat Kecamatan Jaya, Aceh Jaya mengibarkan bendera putih disepanjang jalan nasional Meulaboh-Banda Aceh. Pengibaran bendera ini sebagai bentuk protes dan kekecewaan rakyat kepada pemerintah pusat atas lambannya penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera, khususnya di Aceh.
Amatan Serambi, Sabtu (20/12/2025), bendera putih dalam jumlah banyak dikibarkan disepanjang di bahu jalan. Tak hanya di pinggir jalan, bendera putih juga dikibarkan warga di depan rumah dan toko di seputaran Lamno.
Salah seorang warga Lamno menyebutkan, bendera tersebut mulai dikibarkan pada Sabtu, sebagai tanda ketidakmampuan negara dalam menangani bencana banjir dan longsor yang meladan Aceh pada 26 November 2025.
Di Aceh, terdapat 18 dari 23 kabupaten/kota luluh lantak dihantam bencana banjir. Hanya lima daerah yang tidak terdampak langsung, seperti Aceh Jaya, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Barat Daya (Abdya), dan Simeulue.
Bencana ini tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur publik, tapi menelan korban jiwa dalam jumlah banyak, terputus akses jalan dan komunikasi, serta kurangnya pasokan makanan selama sepekan sejak bencana melanda.
"Mungkin ini bentuk kekecewaan masyarakat kepada negara, hingga saat ini banyak daerah yang masih sulit diakses meski bencana sudah hampir 1 bulan terjadi," sebutnya.
Abdullah, warga lain mengungkapkan rasa kecewannya kepada pemerintah dalam menanggani bencana Aceh. Karena itu ia mengapresiasi para pihak yang mengibarkan bendera putih.
"Saya sangat mendukung, apabila perlu seluruh Aceh Jaya naikkan bendera putih ini, agar negara tahu betapa sakitnya kita atas penanganan bencana yang dilakukan oleh negara," tegas dia.(rb)
Banjir Landa Aceh
Bendera Putih Berkibar di Aceh
Bendera Putih Berkibar di Lhokseumawe
Bendera Putih Berkibar di Masjid Raya
kibarkan bendera putih
Bendera Putih Berkibar di Lamno
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bendera-Putih-Berkibar-di-Lamno.jpg)