Banjie Landa Aceh
Puskesmas Lueng Daneun Masih Dipenuhi Lumpur, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan
Selain mendirikan posko di beberapa lokasi, pihak Puskesmas juga memanfaatkan warung kopi untuk kelancaran administrasi.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- UPTD Puskesmas Lueng Daneun di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, hingga Sabtu (20/12/2025) masih dipenuhi endapan lumpur akibat bencana banjir.
- Lumpur menutupi halaman depan, ruang poli, IGD, dan beberapa ruangan lainnya.
- Pembersihan sudah dilakukan sejak minggu lalu, namun baru dua ruangan yang berhasil dibersihkan meski belum dapat digunakan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – UPTD Puskesmas Lueng Daneun di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, hingga Sabtu (20/12/2025) masih dipenuhi endapan lumpur akibat bencana banjir.
Lumpur menutupi halaman depan, ruang poli, IGD, dan beberapa ruangan lainnya.
Pembersihan sudah dilakukan sejak minggu lalu, namun baru dua ruangan yang berhasil dibersihkan meski belum dapat digunakan.
Meski kondisi Puskesmas terendam lumpur, pelayanan kesehatan tetap berjalan.
Selain mendirikan posko di beberapa lokasi, pihak Puskesmas juga memanfaatkan warung kopi untuk kelancaran administrasi.
Pantauan Serambinews.com, endapan lumpur mulai mencapai badan jalan dan halaman depan.
Satu pohon tumbang di halaman Puskesmas juga belum dipindahkan. Berbagai ruangan masih dipenuhi lumpur, sementara belasan tenaga medis terlihat menggunakan sepatu boot untuk membersihkan lumpur.
Beberapa peralatan medis terpaksa dibawa keluar dan ikut terkena lumpur.
“Hati-hati, lumpur masih tebal dan licin,” ujar beberapa tenaga medis kepada warga yang hendak masuk Puskesmas.
Baca juga: VIDEO - Ribuan Hektar Sawah di Bireuen Tertimbun Lumpur, Irigasi Rusak
Kepala UPTD Puskesmas Lueng Daneun, dr. Darmawanti, mengatakan fasilitas Puskesmas terendam lumpur setinggi hampir satu meter.
Setiap hari, seluruh staf bekerja membersihkan dan menyelamatkan berbagai peralatan yang bisa diselamatkan.
“Seluruh staf Puskesmas bergotong royong secara mandiri membersihkan ruangan dari lumpur. Belum semua berhasil dibersihkan, tapi kami akan terus berupaya,” ujar dr. Darmawanti.
Kapus juga mengharapkan bantuan alat berat untuk membersihkan halaman dan jalan masuk, yang semuanya masih terbenam lumpur.
Mengenai pelayanan kesehatan bagi warga, terutama pengungsi, tetap aktif melalui posko di lokasi pengungsian, dengan tenaga medis yang bergerak setiap hari ke lapangan.
“Pelayanan tetap dilakukan semaksimal mungkin meski dengan segala keterbatasan,” pungkasnya.
| Curah Hujan Diprediksi Mulai Menurun di Wilayah Terdampak Bencana di Aceh |
|
|---|
| Aksi Polwan Buat Murid PAUD Korban Banjir di Aceh Utara Tersenyum Ceria |
|
|---|
| Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang, Huntara Dikebut, Dana Bantuan Dikucurkan |
|
|---|
| Menanti Janji Prabowo Kirim Helikopter, Warga Sekumur Bikin Helipad Darurat demi Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/UPTD-Puskesmas-Lueng-Daneun-Peusangan-Siblah-Krueng.jpg)