Minggu, 26 April 2026

Banjir Landa Aceh

Ini Jalan Nasional Sudah Bisa Dilintasi di Aceh, Target Rampung Sepenuhnya pada 27 Desember 2025

Upaya percepatan ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus akibat bencana. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
JEMBATAN BAILEY – Pemasangan jembatan bailey di Awe Geutah Bireuen terus dikebut. Saat ini pemasangan jembatan tersebut sudah mencapai tahap akhir, Sabtu (13/12/2025). 

Ini Jalan Nasional Sudah Bisa Dilintasi di Aceh, Target Rampung Sepenuhnya pada 27 Desember 2025

SERAMBINEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan dampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh

Hingga Minggu (21/12/2025) pukul 10.00 WIB, sebagian besar ruas jalan nasional yang sebelumnya terdampak kini telah kembali fungsional dan dapat dilintasi kendaraan.

Upaya percepatan ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang sempat terputus akibat bencana. 

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memprioritaskan pembukaan akses jalan nasional karena berperan penting sebagai jalur utama mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo.

Kementerian PU memastikan bahwa lintas timur dan lintas barat Aceh pada prinsipnya telah kembali fungsional. 

Saat ini, pekerjaan yang masih dilakukan berupa pembersihan material lumpur, kayu, dan sisa longsoran di sejumlah titik.

Pada lintas timur Aceh, akses jalan nasional telah terhubung mulai dari Kota Banda Aceh hingga perbatasan Provinsi Sumatera Utara. 

Baca juga: Mualem Minta Percepatan Rehabilitasi Jalan Nasional dan Jembatan Pascabanjir

Ruas Banda Aceh–Meureudu kini sudah tersambung, disusul ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen yang telah fungsional sejak 12 Desember 2025 setelah dilakukan penimbunan oprit jembatan yang runtuh.

Selanjutnya, ruas Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara juga telah dapat dilalui melalui jalur alternatif dengan pemasangan Jembatan Bailey di Awe Geutah. 

Akses ini mulai difungsikan secara terbatas sejak 19 Desember 2025.

Kementerian PU juga memastikan ruas jalan dari Kota Lhokseumawe hingga Kota Langsa telah dapat dilalui setelah pembersihan sedimen rampung pada 10 Desember 2025. 

Ruas Kota Langsa–Kuala Simpang menyusul fungsional pada 19 Desember 2025. 

Sementara itu, ruas Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara kini sudah dapat dilalui seluruh jenis kendaraan, meskipun pembersihan material lumpur dan kayu masih terus dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved