Banjir Landa Aceh
PMI Aceh Barat Suplai Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Woyla
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan mobil tangki PMI untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan minu
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- PMI Aceh Barat menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki ke Gampong Pasi Birah dan Gampong Panton, Kecamatan Woyla, bagi warga terdampak banjir.
- Bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, dan kebersihan, karena banyak sumber air warga tercemar akibat banjir.
- PMI juga merencanakan penyaluran air bersih ke Kecamatan Pante Ceureumen dan Sungai Mas, serta tahap lanjutan pembersihan fasilitas umum.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah desa.
Di antaranya Gampong Pasi Birah dan Gampong Panton, Kecamatan Woyla, Senin (22/12/2025).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan mobil tangki PMI untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan minum, memasak, dan kebersihan sehari-hari pascabanjir.
Ketua PMI Aceh Barat, Junaidi Rasyid, kepada Serambinews.com, Senin (22/12/2025), mengatakan bahwa penyaluran air bersih dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak warga yang kesulitan mendapatkan sumber air bersih akibat dampak banjir.
“Saat ini kami fokus menyuplai air bersih menggunakan mobil tangki PMI kepada warga yang sangat membutuhkan, karena banyak sumber air masyarakat yang tercemar akibat banjir,” ujar Junaidi.
Menurutnya, bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Baca juga: Selama 2025, 829 CPNS Kemenag Selesaikan Latsar BDK Aceh
Warga menyampaikan bahwa air bersih sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas harian mereka yang terganggu sejak banjir melanda kawasan tersebut.
Awalnya, PMI Aceh Barat merencanakan mengerahkan mobil tangki dan air untuk kegiatan pembersihan fasilitas umum seperti masjid atau tempat ibadah dan sekolah.
Namun, melihat kondisi di lapangan dan kebutuhan mendesak masyarakat, PMI memutuskan memprioritaskan dulu penyaluran air bersih langsung kepada warga.
“Pembersihan sarana ibadah dan sekolah tetap akan kami lakukan, namun akan dilanjutkan pada tahap berikutnya,” jelas Junaidi.
Ia menambahkan, selain di Kecamatan Woyla, PMI Aceh Barat juga merencanakan penyaluran bantuan serupa di Kecamatan Pante Ceureumen dan Kecamatan Sungai Mas, yang juga terdampak banjir pada 26 November 2025 lalu.
PMI Aceh Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah atau pihak terkait di daerah beserta dengan relawan setempat untuk memastikan bantuan kemanusiaan tepat sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan. (*)
Baca juga: Di Kuala Ceurape- Bireuen, Banjir Bandang Rusak Puluhan Rumah, Tambak dan Sawah Tertimbun Lumpur
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suplai-air-22122025.jpg)