Berita Banda Aceh
Pelabuhan Ulee Lheue Siapkan 7 Armada Kapal Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru
Ramcek itu semua diperiksa oleh KSOP. Kapal Aceh Hebat 2 memang belum diramcek karena masih terikat trip charter
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nur Nihayati
Ramcek itu semua diperiksa oleh KSOP. Kapal Aceh Hebat 2 memang belum diramcek karena masih terikat trip charter
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue Banda Aceh menyatakan kesiapan penuh menghadapi arus penumpang pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan Wilayah 1 Aceh, Husaini, kepada Serambinews.com, Selasa (23/12/2025).
“Rapat koordinasi kemarin kami laksanakan bersama seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Polri, SAR, BPTD, KSOP, Karantina, Operator Ekspres Bahari, hingga ASDP. Ini untuk memastikan kesiapan layanan penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue,” kata Husaini.
Dalam menghadapi momentum Nataru, Husaini menyebutkan terdapat tujuh armada kapal yang disiapkan, terdiri dari empat kapal cepat dan tiga kapal lambat.
Baca juga: Jembatan Natam Putus Diterjang Banjir, BWS dan BPJN Kebut Pembangunan Jalan Alternatif
Saat ini satu kapal lambat sedang menjalani proses ramp check (ramcek) sesuai standar operasional prosedur yang dilakukan oleh KSOP.
“Standar operasional prosedur itu sebelum Nataru, sebelum ada momentum, kita ramcek.
Ramcek itu semua diperiksa oleh KSOP. Kapal Aceh Hebat 2 memang belum diramcek karena masih terikat trip charter dengan Pertamina untuk pengangkutan LPG. Saya sudah minta GM ASDP agar segera dilakukan ramcek,” ujarnya.
Terkait operasional pelayaran, Husaini menjelaskan hingga saat ini belum ada pengajuan penambahan trip dari operator. Jadwal masih diberlakukan seperti biasa, yakni tiga trip kapal cepat dan tiga trip kapal lambat per hari.
Namun, Husaini mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya jumlah trip bisa meningkat signifikan, bahkan ada yang berlayar hingga malam hari.
“Tahun lalu itu sampai 7-8 trip per hari. Kami bahkan bekerja sampai jam 3 malam. Jadi kalau memang nanti lonjakan tinggi, tentu akan kita sesuaikan,” jelasnya.
Berdasarkan data tahun 2024, puncak arus penumpang Nataru di Pelabuhan Ulee Lheue terjadi pada rentang 29 Desember hingga 3 Januari.
Puncaknya tercatat pada 29 Desember 2024 dengan jumlah penumpang mencapai 4.389 orang. Secara total, dari 18 Desember 2024 hingga 6 Januari 2025, jumlah penumpang mencapai 68.270 orang.
“Untuk tahun ini kami juga memprediksi ada lonjakan seperti tahun lalu. Ini saja sudah mulai ramai di pelabuhan,” kata Husaini.
| PGRI Aceh dan UUI Teken MoU untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan |
|
|---|
| Pelabuhan Ulee Lheue Deklarasikan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM |
|
|---|
| Berbicara Di USK, Wakil Dubes Belanda Bahas Pendidikan Belanda Hingga Kolaborasi Global |
|
|---|
| Bahagiakan Lansia, Ruang Lingkup Gelar Ruang Inspirasi di UPTD Rumoh Sejahtera Geunaseh Sayang |
|
|---|
| Pemko Banda Aceh Buka Underpass Beurawe, Instalasi Kabel Selesai dan Pompa Air Berfungsi Kembali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Persiapan-Nataru-2312.jpg)