Rabu, 3 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

LKNU Aceh Lakukan Pengabdian Kemanusiaan di Dayah MUDI Samalanga

Sejumlah asrama sempat terendam banjir, ruang belajar dipenuhi bau lumpur, dan aktivitas harian terganggu.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
PENDAMPINGAN -Tim dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Aceh, Minggu (21/12/2025) hadir melakukan pengabdian kemanusiaan di Dayah MUDI, Samalanga Bireuen. 
Ringkasan Berita:
  • Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Aceh melaksanakan pengabdian kemanusiaan di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Kabupaten Bireuen, Minggu (21/12/2025).
  • Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para santri yang terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu.
  • Lebih dari dua ribu santri di Dayah MUDI masih bertahan di tengah keterbatasan pascabencana.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia | Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Aceh melaksanakan pengabdian kemanusiaan di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Kabupaten Bireuen, Minggu (21/12/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para santri yang terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada 26 November 2025 lalu.

Lebih dari dua ribu santri di Dayah MUDI masih bertahan di tengah keterbatasan pascabencana.

Sejumlah asrama sempat terendam banjir, ruang belajar dipenuhi bau lumpur, dan aktivitas harian terganggu.

Meski demikian, proses pendidikan tetap berjalan dengan kesabaran dan doa sebagai pegangan utama.

Baca juga: 204 Anak Yatim Asuhan Wali Kota Lhokseumawe Terima Bantuan Uang dari Baitul Mal

Humas Dayah MUDI, Tgk Helmi Abubakar, kepada Serambinews.com, Selasa (23/12/2025), mengatakan rombongan LKNU Aceh dipimpin langsung oleh Ketua LKNU Aceh, Neli Ulfiati.

Tim menempuh perjalanan panjang melewati kawasan Seulawah, ruas jalan tol, hingga jalan nasional yang di beberapa titik masih dipenuhi tenda pengungsian.

Sepanjang perjalanan menuju Samalanga, terutama saat melintasi Pidie Jaya—salah satu daerah terparah terdampak banjir dan longsor—rombongan disuguhi pemandangan yang memprihatinkan.

Rumah-rumah rusak, lumpur mengering di dinding bangunan, sisa kayu besar di tepi jalan, serta wajah-wajah lelah warga yang berusaha bangkit dari keterpurukan masih terlihat jelas.

“Kami berangkat bukan hanya membawa obat dan alat kesehatan, tetapi juga amanah kemanusiaan. Hadir untuk mendengar dan menenangkan batin adalah bagian penting dari penyembuhan,” ujar Neli Ulfiati.

Baca juga: Pining Gayo Lues Terisolir, Listrik & Jaringan Komunikasi Mati Total, Layanan Kesehatan Terkendala

Setiba di Dayah MUDI Samalanga, rombongan disambut oleh pimpinan dayah, santri, serta para pengajar.

Pengasuh Dayah MUDI, Abu Syekh H. Hasanoel Basri HG (Abu MUDI), Mustasyar PBNU, turut menjalani pemeriksaan kesehatan, berdialog dengan tim medis, serta menyapa para santri.

Tim LKNU Aceh memberikan pelayanan kesehatan umum, menyalurkan obat-obatan, serta melakukan pemulihan psikososial atau trauma healing bagi para santri.

Banyak santri diketahui mengalami kecemasan, terutama ketika hujan turun, akibat trauma bencana yang mereka alami.

Salah satu tim medis, dr. Makmur, mengatakan bahwa sebagian besar pasien yang datang bukan hanya mengalami gangguan fisik, tetapi juga luka batin.


“Yang datang ke sini bukan hanya tubuh yang sakit, tetapi juga trauma. Tugas kami bukan sekadar mengobati, tetapi menenangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, para santri adalah amanah umat yang harus dijaga kesehatan jasmani dan rohaninya agar proses menuntut ilmu dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan pengabdian ini juga dihadiri Ketua PWNU Aceh, Tgk H. Faisal Ali (Abu Sibreh), yang turut membersamai rombongan sebagai bentuk dukungan jam’iyah.

Kehadiran para ulama tersebut menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan merupakan bagian dari napas perjuangan Nahdlatul Ulama yang diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved