Minggu, 26 April 2026

Banjir Landa Aceh

Aceh Prioritaskan Konektivitas dan Suplai Logistik  ke Wilayah Tengah

"Jika distribusi logistik lancar dan stok mencukupi, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Oleh karena itu, konektivitas harus...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Sekda Aceh, M Nasir, saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Takengon, Jumat (26/12/2025) malam. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas di wilayah dataran tinggi merupakan prioritas utama.

Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus ekonomi dan mempercepat pemulihan pasca-bencana di kawasan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekda Aceh, M Nasir, saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Takengon, Jumat (26/12/2025) malam.

M Nasir menekankan bahwa pembukaan akses jalan di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues adalah "urat nadi" bagi ekonomi masyarakat.

Pemerintah Aceh berkomitmen memprioritaskan perbaikan sejumlah titik krusial guna menjamin distribusi logistik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Jika distribusi logistik lancar dan stok mencukupi, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Oleh karena itu, konektivitas harus segera pulih," ujar M Nasir.

Dalam keterangannya, M. Nasir menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan memprioritaskan sejumlah titik infrastruktur yang sempat terhambat.

Fokus utama pembangunan diarahkan pada pemulihan jembatan penghubung antar Kabupaten Bireuen – Bener Meriah dan jalan Simpang KKA–Bener Meriah.

Tidak hanya itu, pembukaan akses pada jalan lintas Pameu–Aceh Tengah, jalur Nagan Raya–Aceh Tengah, serta poros Aceh Tengah–Gayo Lues juga menjadi agenda mendesak demi memulihkan mobilitas antar-kabupaten di dataran tinggi.

Baca juga: Mobil Tangki BBM Pertamina Berhasil Tempuh Jalur Darat Masuki Takengon

Selain infrastruktur jalan, Sekda Aceh juga menyoroti pentingnya relokasi warga terdampak bencana ke lokasi yang lebih aman.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk memastikan akurasi data jumlah rumah yang terkena dampak banjir dan longsor.

"Masyarakat harus memiliki rumah yang layak. Dengan hunian yang stabil, ekonomi keluarga bisa kembali berjalan, terutama di sektor unggulan seperti pertanian dan perkebunan," tambah M. Nasir.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memberikan arahan inovatif dengan menyarankan pemanfaatan kayu gelondongan sisa banjir dan longsor untuk material pembangunan kembali jembatan dan rumah warga yang rusak.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Aceh, Kodam IM, Polda Aceh, dan berbagai instansi terkait.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved