Kamis, 4 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Ulama Aceh Ingatkan Pejabat Pusat tak Asal Bicara, Contohi Prabowo dan Mualem

MPU Aceh meminta semua pihak, baik pejabat pusat maupun daerah agar sama-sama berpikir dan berkerja ikhlas membantu Aceh.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM RIANZA ALFANDI
ABU SIBREH – Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau Abu Sibreh, Jumat (7/11/2025). Ulama Aceh Minta Pejabat Pusat tak Asal Bicara, Contohi Prabowo dan Mualem, Irit Bicara tapi Terus Kerja 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh meminta semua pihak, baik pejabat pusat maupun daerah agar sama-sama berpikir dan berkerja ikhlas membantu Aceh.

Sebab, kondisi Aceh saat ini belum benar-benar pulih setelah dihantam banjir bandang pada 26 November lalu. 

Saat ini masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang memadai, air bersih, serta sandang dan pangan, apa lagi bulan puasa Ramadhan sudah dekat.

Karena itu, Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali meminta semua pejabat, terutama pejabat pusat agar memberikan pernyataan-pernyataan yang memberi semangat bagi korban, tidak asal bicara. 

"Pejabat pusat kami harapkan untuk puasa berbicara, sebab kalau bicara tidak bisa menyejukkan bahkan bisa menyakiti masyarakat Aceh," kata Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali kepada Serambinews.com, Selasa (30/12/2025).

Tgk Faisal mengaku prihatin dengan gaya komunikasi pejabat pusat yang cenderung menyudutkan dan bias. 

"Bila gaya komunikasinya seperti ini, kecerdasannya perlu dipertanyakan. Karena ini kondisi darurat, berbeda dengan kondisi normal," ujarnya.

Narasi-narasi yang keluar dari pejabat seharusnya menyejukkan, menenangkan, dan memberi harapan bagi masyarakat korban bencana banjir.

"Mulut kita sangat perlu kita jaga di dalam suasana duka. Contohi Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Mualem (Gubernur Aceh) yang irit bicara dan terus kerja nyata," tutupnya.(*)

Baca juga: Sosok Samuel, Dalang Perobohan Paksa Rumah Nenek Elina: Akui Hindari Pengadilan karena Mahal

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved