Banjir Landa Aceh
Korban Banjir Aceh Tamiang Tagih Janji Wabup, Tentang Status Bencana Nasional
“Kami akan terus tagih janji itu, apalagi janji itu sudah dituangkan dalam surat rekomendasi,” kata Haprizal Rozi, Selasa (30/12/2025).
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Korban banjir bandang di Aceh Tamiang menagih janji Wakil Bupati, Ismail tentang penetapan bencana nasional.
Warga berharap janji yang disampaikan Ismail di hadapan demonstran bukan sekadar angin lalu yang bertujuan hanya untuk menenangkan warga.
“Kami akan terus tagih janji itu, apalagi janji itu sudah dituangkan dalam surat rekomendasi,” kata Haprizal Rozi, Selasa (30/12/2025).
Rozi merupakan warga yang ikut menjadi orator dalam unjuk rasa di Kantor Bupati Aceh Tamiang pada Senin (29/12/025) kemarin.
Warga yang seluruhnya merupakan korban banjir mendesak Pemkab Aceh Tamiang mengusulkan status bencana nasional kepada pemerintah pusat.
Koordinator aksi, Syarifuddin KS menambahkan kondisi warga sangat memprihatinkan.
Padahal banjir bandang sudah berlalu satu bulan lebih.
“Sudah lebih satu bulan warga masih berkutat dengan lumpur. Artinya untuk urusan lumpur pun kita tidak berdaya, padahal masih ada hal yang tidak kalah penting, yaitu bagaimana masa depan masyarakat ke depannya,” kata Syarifuddin.
Baca juga: Desak Status Bencana Nasional, Masyarakat Aceh Tamiang Unjuk Rasa ke Kantor Bupati
Dia mengingatkan agar Pemkab Aceh Tamiang serius menindaklanjuti rekomendasi yang sudah ditandatangani Ismail. Dipastikannya kalau rakyat Aceh Tamiang akan mengawal proses koordinasi Forkopimda Aceh Tamiang dalam menetapkan status bencana nasional.
“Kami akan terus kawal, yang diminta masyarakat sangat normal, hanya status bencana nasional,” ujarnya. (*)
Baca juga: 31 Korban Banjir Aceh Masih Dinyatakan Hilang, 514 Orang Ditemukan Meninggal
| Sawah Terdampak Banjir Sedang Dinormalisasi, Ini Harapan Kadistanbun Bireuen |
|
|---|
| Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Korban-banjir-di-Aceh-Tamiang-berunjukrasa-di-Kantor-Bupati-menuntut-status-bencana-nasional.jpg)