Kamis, 4 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

31 Korban Banjir Aceh Masih Dinyatakan Hilang, 514 Orang Ditemukan Meninggal

Dari data tersebut, hingga kini jumlah korban jiwa akibat bencaba banjir bandang dan tanah longsor telah mencapai 514 orang, sementara 31 lainnya...

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/BASARNAS BANDA ACEH
MENGEVAKUASI MAYAT – Tim SAR mengevakuasi mayat korban banjir dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota pada akhir November 2025 lalu. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 31 korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh hingga kini masih dinyatakan hilang.

Sudah satu bulan pascabencana, jumlah korban meninggal dunia juga dilaporkan terus bertambah.

Data itu diperoleh berdasarkan laporan terbaru Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh yang di-update pada Senin (29/12/2025) malam pukul 20.00 WIB.

Dari data tersebut, hingga kini jumlah korban jiwa akibat bencaba banjir bandang dan tanah longsor telah mencapai 514 orang, sementara 31 lainnya masih hilang dan belum ditemukan.

Seperti diketahui, bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut mencakup 200 kecamatan dan 3.119 gampong, serta korban terdampak terdata 553.471 kepala keluarga (KK) atau 2.113.303 jiwa. 

Selain korban meninggal dan hilang, hingga kini juga tercatat ada 4.939 orang mengalami luka ringan dan 474 lainnya luka berat. 

Sementara itu, jumlah pengungsi hingga saat ini tercatat di 1.008 titik pengungsian dengan total 68.627 kepala keluarga (KK) atau 275.242 jiwa.  

Baca juga: Wakil KetuaI DPRK Nagan Raya Apresiasi Gubernur Aceh Bentuk Tim Rehab dan Rekon Banjir

Jumlah ini mulai berkurang karena sejumlah warga mulai mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat yang tidak terkena dampak banjir.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya juga dilaporkan sangat signifikan.

Tercatat kerusakan pada 227 unit perkantoran, 638 unit tempat ibadah, 751 unit sekolah, 193 rumah sakit dan puskesmas, serta 670 unit pondok pesantren.

Pada sektor transportasi, musibah banjir dan tanah longsor ini juga tercatat merusak 1.098 titik badan jalan dan 492 titik jembatan.

Kemudian kerusakan harta benda meliputi 129.104 unit rumah, 51.335 hektare sawah, 25.074 hektare kebun, dan 39.90 hektare tambak.(*)

Baca juga: Puluhan Sepmor Korban Banjir di Aceh Utara Dapat Servis Gratis

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved