Berita Pidie
Bupati Sarjani Lantik Sri Wahyudza Jadi Dirut PDAM Sigli
Pelantikan Sri Wahyuzha menandai pergantian kepemimpinan di tubuh Perumdam Tirta Mon Krueng Baro Sigli
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Akhirnya penutupan tahun 2025 memberi nuansa baru di tubuh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mon Krueng Baro Sigli.
Bupati Pidie H Sarjani Abdullah melantik Sri Wahyuzha SPd sebagai Direktur Perumdam Tirta Mon Krueng Baro masa jabatan 2025-2030 di Pendopo Bupati Pidie, Rabu (31/12/2025).
Pelantikan ini juga disaksikan Pelaksana Tugas Asisten II Setdakab Pidie Apriadi, S.Sos., serta para tamu dan undangan.
Sri Wahyuzha mengucapkan sumpah sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mon Krueng Baro dipandu Bupati Sarjani.
Momen sakral itu mengingatkan pada firman Allah SWT, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa: 58).
Jabatan, dalam konteks ini, bukan sekadar posisi struktural, melainkan titipan yang kelak dimintai pertanggungjawaban.
Pelantikan Sri Wahyuzha menandai pergantian kepemimpinan di tubuh Perumdam Tirta Mon Krueng Baro Sigli setelah melalui proses seleksi dan evaluasi selama sekitar dua bulan.
Pergantian ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan tata kelola perusahaan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Pidie.
Prosesi berlangsung khidmat. Diawali pembacaan Ummul Qur’an, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Bupati Pidie, hingga pengucapan sumpah jabatan dengan Al-Qur’an di atas kepala.
Di hadapan rohaniawan dan dua orang saksi resmi, Sri Wahyuzha menyatakan kesiapan menjalankan amanah yang diemban.
Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah dalam sambutannya menyebutkan, perumdam ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu ia meminta direktur yang baru benar-benar bekerja profesional, transparan, dan mengutamakan pelayanan.
Bupati menambahkan, pembenahan Perumdam tidak boleh berhenti pada seremoni pergantian pimpinan. Evaluasi kinerja, penguatan manajemen, serta pengawasan harus berjalan beriringan. “Kita ingin pelayanan air bersih dirasakan lebih baik oleh masyarakat. Itu ukuran keberhasilan kita,” ujarnya.
Seusai pelantikan, Sri Wahyuzha menandatangani kontrak kinerja bersama Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk periode 2026–2030 serta surat pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas. Dalam pelaksanaan tugas ke depan, kinerjanya akan berada di bawah pengawasan dewan pengawas (dewas) guna memastikan Perumdam dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Terimakasih atas kesempatan, amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk memastikan masyarakat Pidie mendapatkan layanan air bersih yang layak, berkelanjutan, dan dikelola secara profesional,” ujar Sri Wahyuzha.
Pernyataan itu sejalan dengan sabda Rasulullah SAW, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
| Bupati Sarjani Akui Banyak Sekolah di Pidie Dijabat Plt, Kini Nama-nama Telah Diusulkan |
|
|---|
| DPRK Pidie Soroti Aktivasi JKA Berjenjang: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban Administrasi |
|
|---|
| Lapas Perempuan Sigli Gelar Ikrar Pemasyarakatan: Bersih HP Illegal, Narkoba dan Penipuan |
|
|---|
| Kapolres Pidie Kunjungi Anak Bibir Sumbing, Akan Gelar Operasi Gratis, Penderita Disilakan Daftar |
|
|---|
| Mantan Camat Tiro 'Nahkoda' Baitul Mal Pidie |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dirut-PDAM-3112.jpg)