Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bireuen

Haji Uma Periksa Baut Jembatan Bailey Teupin Mane Bireuen, Begini Faktanya

Haji Uma meninjau langsung Jembatan Bailey Teupin Mane, Bireuen, untuk memastikan kondisinya aman bagi warga.

Tayang:
Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TINJAU JEMBATAN BAILEY - Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H Sudirman, SSos alias Haji Uma meninjau langsung jembatan bailey di Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Rabu (31/12/2025). 

Sehingga pengaturan lalu lintas dan pengawasan dinilai perlu dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan.

Laporan Babinsa

Sementara itu, anggota Babinsa Koramil 05 Juli, Serma Hasanuddin mengungkapkan, bahwa pihaknya menerima laporan dari warga terkait dugaan hilangnya baut di jembatan tersebut.

Informasi itu kemudian dilaporkan kepada pimpinan dan didokumentasikan sebagai bahan tindak lanjut.

“Informasi awal kami terima dari warga, kemudian langsung dilaporkan ke pimpinan dan didokumentasikan sebagai laporan,” jelas Hasanuddin.

Meski demikian, ia menegaskan, pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait motif kejadian dan tetap mengedepankan aspek keamanan jembatan.

Dalam kesempatan itu, Haji Uma mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah gampong, dan masyarakat setempat demi terciptanya kondisi yang aman dan nyaman.

Baca juga: VIDEO KSAD Maruli Tak Bisa Tidur Memikirkan Ada Oknum Lepas Baut Jembatan Bailey

Seperti diketahui, jembatan bailey di Teupin Mane dibangun oleh TNI Angkatan Darat sebagai solusi darurat pasca rusaknya jembatan utama akibat bencana.

Keberadaan jembatan ini sangat membantu mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial antara Bireuen dengan wilayah tengah Aceh.

Dengan adanya jembatan darurat tersebut, akses transportasi kembali terbuka sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar.

Peninjauan Haji Uma ke jembatan bailey Teupin Mane menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas publik yang sangat vital bagi masyarakat.

Klarifikasi langsung di lapangan diharapkan mampu meredam isu liar sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dan wakil rakyat dalam menjaga kepentingan masyarakat.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved