Selasa, 21 April 2026

Berita Bireuen

Respon Cepat HRD Turunkan Alat Berat Perbaiki Tanggul dan Jalan Putus di Babah Suak

Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar, masih menyisakan berbagai masalah.

Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
HRD bersama rombongan meninjau jalan yang putus di Gampong Babah Suak, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh. Foto (Ferizal Hasan) 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar, masih menyisakan berbagai masalah.

Banyak jalan putus, jembatan dan tanggul sungai yang jebol, serta ribuan rumah penduduk rusak berat. 

Namun ditengah bencana alam tersebut, respon cepat ditunjukkan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama pejabat Kementerian Pekerjaan Umum (PU), turun langsung meninjau lokasi dan memperbaiki sejumlah ruas jalan putus. Seperti di Desa Babah Suak, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Jumat (2/1/2026).

Begitu juga di Desa Ujong Blang, Kecamatan Kuta Blang, Desa Pante Lhoong Kecamatan Peusangan dan beberapa desa di Kecamatan Juli, serta Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng, serta di Kecamatan Gandapura, Bireuen, Aceh.

Alat berat langsung dikerahkan untuk mrngerjakan tanggul sehingga banjir tidak mamasuki perkampungan warga. (Foto/Ferizal Hasan)
Alat berat langsung dikerahkan untuk mrngerjakan tanggul sehingga banjir tidak mamasuki perkampungan warga. (Foto/Ferizal Hasan) (Serambinews.com/HO)

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah potensi banjir susulan yang mengancam permukiman warga.

Di lokasi, HRD bersama relawannya dan para pejabat Kementerian PU melihat langsung kondisi jalan yang terputus serta titik rawan di permukiman penduduk, yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari aliran Krueng Peusangan.

Jika hujan deras kembali turun, air sungai dikhawatirkan meluap dan masuk ke perkampungan warga.

Baca juga: HRD dan Menteri PU Tinjau Bendungan Irigasi Pante Lhong yang Rusak Berat Diterjang Banjir

Furqan, warga Babah Suak yang ikut mendampingi rombongan, menyebutkan, penanganan awal dilakukan dengan menurunkan lima unit alat berat.

“Alhamdulillah, respons dari Pak HRD sangat cepat. Ini sudah lama kami tunggu untuk penanganannya,” ujar Furqan yang didampingi kepala desa dan warga lainnya.

Dia juga menyayangkan lambannya penanganan dari pemerintah Kabupaten Bireuen.

Menurutnya, warga sudah lama berharap perbaikan, namun belum kunjung terealisasi.

“Kami sangat menanti perbaikan dari pemerintah daerah, tapi tidak kunjung datang, alhamdulillah dengan kehadiran pak HRD, harapan warga kami kini terkabulkan,” ujar Furqan.

Saat tiba di Meunasah Babah Suak, HRD berbaur dengan masyarakat. Sejumlah warga, terutama kaum ibu, tampak terharu bahkan menangis saat HRD menyampaikan komitmennya memperbaiki tanggul dan jalan yang putus.

"Setelah shalat Jumat, langsung dikerjakan,” ujar HRD di hadapan warga dan kenyataan sudah dua hari ini alat berat bekerja di Desa Babah Suak. 

Keresahan warga selama ini sangat mendalam. Mereka mengaku sulit tidur setiap kali hujan turun dan harus berjaga siang malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved